Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tren K-Pop Picu Inovasi Produk Perawatan Kecantikan

KECANTIKAN - Diskusi perawatan kecantikan sebagai tren gaya hidup kekinian.

BALI TRIBUNE - Dunia K-Pop yang mulai tren sejak beberapa tahun terakhir mempengaruhi gaya hidup kaum hawa untuk mengubah penampilan menjadi semakin menarik namun tetap terlihat muda. Guna mendapatkan kesan tampil lebih muda, kini kian banyak yang mendatangi dermatologi estetika. Hal itu diakui Presiden Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik (PERAPI) dr. Irena Sakura Rini kepada awak media di Badung, Sabtu (7/7). Dengan semakin tingginya tuntutan untuk tampil lebih muda, banyak orang melakukan berbagai macam prosedur dan menggunakan beragam produk kecantikan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Saat ini dikatakan Irena, ada tiga fenomena menarik di bidang dermatologi estetika. "Diantaranya meningkatnya permintaan akan perawatan estetik, prosedur tersebut dimulai dari usia muda, dan dengan begitu keberhasilan dan keamanan penanganan menjadi perhatian utama untuk calon pasien," katanya. Diungkapkannya, diantara banyaknya prosedur estetik yang tersedia saat ini, tanam benang menjadi salah satu metode favorit bagi kaum hawa. Dipilihnya metode ini untuk mengencangkan kulit wajah dengan menanamkan benang super halus dan mudah menyatu dengan kulit. Informasi terkait metode tanam benang tersebut biasanya diperoleh calon pasien melalui internet. Dr. Lilik Norawati dari Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI) mengatakan, tren K-Pop berdampak pada peningkatan permintaan jasa tanam benang. "Kalau ada reuni dan halalbihalal banyak yang datang ke dermatologi estetika untuk mengubah penampilan dari usia muda, dewasa bahkan lansia juga ada," terangnya. Sementara itu, dr. Steven J. Kusmanto, A/Marketing Director, Menarini Asia Pacific mengungkapkan karena perubahan tren tersebut Menarini Group sebagai salah satu perusahaan farmasi Italia meluncurkan inovasi terbarunya di bidang thread-lift (tanam benang) dinamakan Happy Lift dengan hasil yang lebih tahan lama. "Happy Lift merupakan salah satu rangkaian produk estetika yang diperkenalkan oleh Relife, anak perusahaan Menarini," ujar Steven. Perusahaan produk perawatan kecantikan ini meraih omzet lebih dari 3,4 miliar Euro pada 2016 lalu dengan mempekerjakan 16.722 karyawan. Ditambahkan Steven, Indonesia berpotensi menjadi destinasi wisata kecantikan. Selain jumlah penduduk yang cukup banyak, juga dikunjungi wisatawan dari berbagai negara. "Peluangnya besar karena penduduknya besar dibandingkan dengan Malaysia. Prosedur kecantikan di Indonesia boleh dibilang relatif lebih murah," ucapnya. Menurut Steven, terdapat beberapa hal yang perlu ditekankan ketika mempromosikan medical tourism. "Diantaranya standar kesehatannya, sterilitas dan standar klinik, kebersihan, prosedur harus jelas. Banyak turis juga datang ke Indonesia. Jadi potensinya sangat besar, sekalian berlibur sekalian mempercantik diri. Namun hal ini harus didukung infrastruktur medis yang sangat professional standard," imbuhnya. 

wartawan
Agung Samudra
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.