Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Trisno Nugroho: Bali Contoh Model Penerapan QRIS

Bali Tribune / Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho bersama Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya.
balitribune.co.id | Denpasar - Bali saat ini menduduki posisi tujuh urutan nasional dengan 66 ribu mercant yang menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS). Artinya sejak diluncurkan pada Agustus 2019 sosialisasi dan edukasi berjalan seperti yang diharapkan. Bahkan Bali menjadi contoh model bagaimana mengkampanyekan QRIS kepada masyarakat. Hal itu diungkapkan Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho disela-sela seminar “QRIS dan Lembaga Keuangan Mikro” yang digelar di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Kamis (27/2/2020) 
 
Seminar ini sekaligus menutup rangkaian kegiatan QRIS yang sebelumnya telah dibuka dengan acara talkshow “Belanja Praktis Dengan QRIS” , Rabu (26/2/ 2020). Selain talkshow dan seminar juga menyelenggarakan pameran UMKM QRIS.
 
Fokus seminar kali ini adalah pada peluang dan potensi pemanfaatan QRIS sebagai salah satu kanal pembayaran non-tunai dalam mendorong lembaga-lembaga keuangan mikro guna meningkatkan kinerja lembaga yang juga mampu memberi kontribusi positif terhadap peningkatan perekonomian Bali.
 
"Dalam rapat-rapat Dewan Gubernur BI, Bali kerap disebut-sebut dan dijadikan contoh penerapan QRIS, apalagi ditambah ratusan koperasi dan seribu lebih LPD berencana menggunakan QRIS," tutur Trisno.
 
Dari tempat yang sama, seiring dengan mulai diberlakukannya QRIS pada masyarakat Anggota DPR RI Komisi XI I Gusti Rai Agung Wirajaya, memandang penerapannya sebagai bentuk nasionalisme  bangsa Indonesia, lantaran QRIS sebagai wujud sistem pembayaran nasional. 
 
"Jangan sampai kita menerima begitu saja sistem pembayaran dari luar, padahal kemajuan SDM kita sudah sangat mumpuni," sebutnya. 
 
Ia berpendapat dengan adanya sistem pembayaran ini yang bisa menyatukan masyarakat dari Sabang sampai Merauke. Dengan hadirnya digitalisasi ini memudahkan masyarakat dalam bertransaksi. 
 
"Masyarakat tidak perlu nantinya membawa uang tunai ataupun kartu terlalu banyak, cukup gunakan QRIS," tukasnya. 
 
Jadi menurut Rai Wirajaya hanya dengan menggunakan smartphone transaksi bisa terintegrasi secara keseluruhan. Lantas ia juga mengungkapkan bagaimana kedepannya tidak lagi banyak menggunakan banyak barcode, tetapi hanya gunakan satu barcode yang terintegrasi. 
 
"Banyaknya barcode dari masing-masing mercant, terlihat tidak begitu apik tampilan di depan kasir, terlalu banyak," katanya. 
 
Jadi untuk itulah ia meminta BI selaku pelaksana agar meminimalisir banyaknya barcode dari setiap mercant. 
 
"Jadi cukup satu barcode saja yang bisa terintegrasi ke seluruhnya," imbuhnya, sembari berujar, saat ini ada beberapa negara lain yang mulai meniru langkah Indonesia menggunakan QRIS. 
 
"Ini jadi tolok ukur bahwa SDM kita mumpuni, dan negara-negara lain mulai bertanya dan menduplikasi," tutur Rai Wirajaya. 
 
Jadi dengan mulai diberlakukan sistem pembayaran menggunakan QRIS, tidak salah jika harus merasa bangga dalam melangkah kedepan. 
 
"Sebelumnya ada Pembayaran Gerbang Nasional (PGN), sekarang ada QRIS yang menyatukan kita semua. Kita harus acungkan jempol ke BI yang terus melakukan inovasi," tukasnya, sembari berpesan terus berinovasi, semangatnya dan idealismenya harus digalakkan semua.
 
Hadir dalam kesempatan ini Walikota Denpasar,  Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra; Sekertaris Daerah Kota Denpasar, A.A Ngurah Rai Iswara; Asisten Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta; Direktur Eksekutif Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran, Pungky Purnomo Wibowo; Direktur Utama BPD Bali,  I Nyoman Sudharma.
wartawan
Arief Wibisono
Category

OJK: Konsistensi Kinerja Perbankan Dipastikan Solid Sampai Akhir Tahun 2025

balitribune.co.id | Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) triwulan IV-2025 yang menunjukkan optimisme responden bahwa kinerja perbankan akan tetap solid hingga akhir tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Teror Kera Liar di Tenganan, Rusak Kebun Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Amlapura - Populasi kera ekor panjang atau Macaca Fascicularis yang semakin tidak terkendali di wilayah pegunungan Bukit Gumang, Bukit Nyuh Tebel dan Bukit Tenganan saat ini cendrung menjadi hama yang meresahkan petani dan warga utamanya di Desa Tenganan dan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

5 Pelanggaran Lift Kaca di Pantai Kelingking, Gubernur Bali Ambil Tindakan Tegas

balitribune.co.id | Denpasar - Pada Minggu (23/11) Gubernur Bali, Wayan Koster memerintahkan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group sebagai penyelenggara pembangunan lift kaca (Glass Viewing Platform) di Pantai Kelingking, Banjar Karang Dawa Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung menghentikan seluruh kegiatan pembangunan lift kaca tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemendag Fokus Memperbaiki Pemasaran Produk UMKM Hingga Bisa Menembus Pasar Internasional

balitribune.co.id | Mangupura - Kendati pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia mampu menghasilkan produk berkualitas yang layak dijual di pasar luar negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia mengungkapkan saat ini tantangan terberat para UMKM adalah terkait pemasaran.

Baca Selengkapnya icon click

FLOQ Hadirkan Mini Akademi Crypto sebagai Jembatan Literasi Digital

balitribune.co.id | Jakarta - Sejak peluncuran pada Mei 2025, FLOQ telah berkembang menjadi salah satu platform jual beli aset kripto dengan tingkat adopsi tercepat di Indonesia. Hingga saat ini tercatat bahwa FLOQ telah memiliki lebih dari 1,2 juta pengguna, 250 ribu pengikut media sosial, dan lebih dari 16.000 anggota komunitas aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.