Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tuan Rumah PON Ancaman Bali

SAINGAN - Kenshi Bali saat meraih medali emas dari cabor kempo pada PON XIX di Jawa Barat silam, yang pada PON 2020 di Papua masih diandalkan kembali mendulang emas.

 BALI TRIBUNE - Cabang olahraga kempo masih menjadi salah satu cabor andalan Bali meraih medali emas saat PON XX/2020 Papua. KONI Bali sendiri memrediksi persaingan dengan tuan rumah Papua dalam mendulang medali emas akan sangat ketat, lantaran Papua membidik peringkat lima besar. Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi mengatakan, cabor-cabor yang meraih medali emas di PON Jabar 2016 silam hendaknya tetap mempertahankan raihannya di PON Papua, bahkan kalau bisa ditingkatkan kuantitasnya. “Cabor yang dulu meraih emas di Jabar, seperti antara lain tarung derajat, pencak silat, kempo, cricket, karate, judo dan lainnya diharapkan tetap berjuang meningkatkan raihan medali emasnya, yang perak ditingkatkan menjadi emas,” ujar Ketut Suwandi, Kamis (10/1) di Denpasar. Suwandi memastikan di PON XX/2020 nanti tuan rumah Papua bakal menjadi hadangan bagi Bali. Jika di PON XIX/2016 di Jawa Barat (Jabar) silam, Papua menempati posisi 8 dengan raihan 17 emas, 19 perak dan 32 perunggu, diprediksi sebagai tuan rumah bakal tembus 5 besar. Disebutkan Suwandi, umumnya selama ini tuan rumah bakal menempati posisi 5 besar dengan berbagai upaya. Dan peluang itu juga nantinya bakal diperoleh Papua. “Selama ini memang umumnya tuan rumah PON selalu akhirnya tembus 5 besar,” tutur Suwandi. Meski demikian, diyakininya nantinya kontingen Bali tak akan gentar dengan hal tersebut, walaupun memang diprediksi bakal begitu. Tak hanya Papua, untuk posisi Bali sendiri juga bakal dihadang Kalimantan Timur, Riau dan Sumatera Utara (Sumut). “Itu semua rival Bali dan Bali pastinya akan berjuang sekuat tenaga. Saya percaya penuh dengan para pelaih dan atlet untk cabang olahraga (cabor) yang berlaga di PON 2020. Masih ada waktu kurang 2 tahun untuk membentuk atlet tangguh Bali,” tambah pria yang juga mantan Ketua KONI Badung itu. Karena itulah, dirinya meminta kepada para atlet sekarang ini dalam menghadapi Pra-PON agar terus menjadikan kualitasnya terus tajam, dengan membentuk kebugaran fisik yang sempurna demi bersaing dengan para provinsi tadi. “Kami akan terus memotivasi atlet karena kendala lainnya juga menghadang, seperti belum tahu kondisi tempat pertandingan di Papua. Kan Papua jarang menjadi tempat pertandingan seperti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) atau event lainnya,” tegas Suwandi. Intinya lanjutnya, KONI Bali nantinya di PON tidak akan membebani target terhadap atlet PON Bali, berlaga tanpa beban tapi sepenuh hati serta membuat pengejaran prestasi dilakukan tanpa lelah dan tana menyerah.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click

Bayang-Bayang Kepunahan, Disbudpar Buleleng Gaet Anak Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

balitribune.co.id | Singaraja – Upaya menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Bali di tengah minimnya minat generasi muda terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pergelaran Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang melibatkan pemuda dari sembilan kecamatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Arus Kencang di Nusa Penida, Wisatawan Asal Malaysia Tewas saat Diving

balitribune.co.id | Semarapura – Musibah terseret arus saat beraktivitas diving kembali menelan korban jiwa di perairan Nusa Penida, Klungkung. Seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Malaysia, Siti Nuraini Binti Rusidi (40), meninggal dunia usai menyelam di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Rabu (16/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.