Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tug Boat Perkasa Wana Tenggelam Saat Dievakuasi

Bali Tribune / TENGGELAM - KM Perkasa Wana ditarik ketengah laut sebelum akhirnya tenggelam di perairan Tanah Ampo, Manggis.

balitribune.co.id | Amlapura - Setelah sempat kandas akibat dihantam gelombang tinggi dan angin kencang di Pesisir Pantai Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, Karangasem, pada Senin (11/7) lalu, kapal Tug Boat KM Perkasa Wana yang dinahkodai oleh Neyson Leki, warga asal Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, jawa Timur, akhirnya tenggelam ditengah perairan Tanah Ampo saat upaya evakuasi kapal tersebut dari posisi kandasnya, pada Kamis (14/7) lalu. 

Kasat Polairud Polres Karangasem AKP I Gusti Agung Bagus Suteja, kepada media ini, Minggu (17/7) menyebutkan, jika upaya penarikan kapal tersebut dari posisi kandas sudah mulai dilakukan sejak Selasa (12/7) lalu, namun upaya evakuasi tersebut gagal karena tali penariknya berulang kali putus. Proses evakuasi kembali dilanjutkan pada Kamis (14/7) dengan menerjunkan satu alat berat untuk membantu mendorong kapal tersebut agar bisa mengapung ditengah perairan. Namun sayangnya ketika kapal tersebut berhasil ditarik ketengah, kapal naas tersebut malah tetap miring dan semakin miring sebelum akhirnya tenggelam di tengah perairan.
 
"Kapal tersebut tenggelam saat proses evakuasi. Karena tenggelam, signal alarm tanda darurat bekerja dan signal darurat itu ditangkap oleh alat milik Basarnas," sebutnya. Lanjut sejumlah anggota dari Basarnas kemudian diturunkan untuk menyelam guna mematikan alarm tanda darurat di kapal tersebut.   
 
"Kami akan terus melakukan pengamanan dan pemantauan di lokasi tenggelamnya kapal tersebut," tegasnya.
 
Sedangkan untuk proses evakuasi lanjutan masih menunggu informasi dari perusahaan bersangkutan. Diperkirakan, tenggelamnya kapal tersebut akibat adanya kebocoran pada bagian lambung bawah. Seperti diberitakan sebelumnya, kapal Tug Boat  KM Perkasa Wana dan Kapal Tongkang bernama lambung Simindo 4 milik PT Alpiando Karya Kartika, terseret arus dan kandas di wilayah pesisir pantai Tanah Ampo, setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang. Kapal Tug Boat dan Kapal Tongkang tersebut memang berada di tengah perairan Tanah Ampo untuk mengerjakan proyek pemasangan tiang pancang Depo Pertamina Manggis.
wartawan
AGS
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.