Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tugas Besar dan Berat Menanti Penjabat Gubernur Bali

Bali Tribune / Umar Ibnu Alkhatab - Analis Kabijakan Publik
balitribune.co.id | Penjabat Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, resmi bertugas setelah dilantik oleh Menteri Dalam Negeri RI di Jakarta pada tanggal 5 September 2023 yang lalu. Sang Made Mahendra Jaya mengisi pos Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang ditinggalkan oleh Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati untuk sementara waktu. Pak Koster dan Pak Cok Ace menyelesaikan tugasnya pada tanggal 5 September 2023 yang lalu, persis di hari pelantikan Penjabat Gubernur Bali bersama dengan beberapa penjabat gubernur lainnya. Pak Made Mahendra akan menjalankan tugasnya sampai terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Bali definitif hasil pilkada serentak pada bulan November 2024 tahun depan. Sesuai pasal 8 ayat (1) Permendagri Nomor 4 Tahun 2023, masa jabatan Penjabat Gubernur adalah 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang 1 (satu) tahun berikutnya dengan orang yang sama atau berbeda. Artinya, kinerja penjabat gubernur akan sangat menentukan apakah bisa melanjutkan ataukah tidak jabatan tersebut pada September tahun 2024 mendatang.
 
Masa jabatan yang singkat ini bisa menjadi ruang dan peluang yang sangat krusial bagi Pak Made Mahendra sebagai Penjabat Gubernur (selanjutnya ditulis PJ Gubernur) untuk memperlihatkan bahwa presiden tidaklah keliru memilih dirinya dan menunjukkan bahwa ia memiliki kapasitas yang cukup untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Kita menyebutnya krusial karena dalam waktu yang singkat itu beliau harus mengemban tugas-tugas yang sangat menentukan bagi masa depan masyarakat Bali, khususnya di sektor politik dan ekonomi. Soal yang krusial ini semacam batu ujian yang harus dilewati. Jika sukses, maka kesanggupan untuk mengambil tanggungjawab sebagai PJ Gubernur dianggap berhasil. Sebaliknya, jika gagal melewati batu ujian itu, maka harapan yang diletakkan di pundaknya tak mungkin diraih. Tetapi, sebagai seorang mantan perwira tinggi Kepolisian RI (Polri) yang kenyang dengan pengalaman dan memiliki sejumlah portofolio yang penting, maka tidaklah sulit bagi beliau untuk melewati batu ujian itu dengan sukses. Pengalamannya yang demikian banyak yang dimilikinya akan sangat membantunya menjalankan tugasnya sebagai PJ Gubernur. Kita meyakini bahwa dalam ruang dan peluang yang ada itu, pak Made Mahendra akan sukses mengemban tugasnya, dan karena itu kita yakin bahwa beliau telah memetakan tugas-tugas yang menjadi skala prioritasnya selama menempati pos  PJ Gubernur itu.
 
Tugas pertama yang akan beliau kerjakan tentu saja adalah menjaga kondusifitas jalannya pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) serentak pada tahun 2024, baik pemilu anggota legislatif dan presiden maupun pemilu kepala daerah. Ini merupakan tugas berat yang bakal dihadapinya nanti. Dalam menjalankan tugas itu, kemampuannya membangun kolaborasi dan kesanggupannya menciptakan suasana sejuk sangat dibutuhkan demi suksesnya pelaksanaan pemilu tersebut, khususnya pemilu yang digelar di Bali. Kita berharap Pak Made Mahendra sudah memiliki struktur perencanaan yang matang dan detil guna menghadapi peristiwa politik yang besar ini agar pemilu yang damai dan sukses bisa tercipta. Pemilu yang damai dan sukses akan membuat transisi kekuasaan berjalan dengan mulus, baik pada level nasional maupun pada level regional. Pemilu 2024, yang diawali dengan pemilu anggota legislatif dan presiden di bulan Pebruari, dan ditutup dengan pemilu kepala daerah di bulan November, merupakan pemilu akbar dalam sejarah politik Indonesia, dan karena itu memberikan pesan bahwa pengelolaannya harus dilakukan dengan penuh kesiapan. Sekali lagi, Pak Made Mahendra dihadapkan pada situasi krusial yang karenanya membutuhkan peran serta berbagai elemen masyarakat, misalnya dengan elemen pekerja pers yang notabene adalah sebagai penyambung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk juga penyampai dan penyebar informasi mengenai penyelenggaraan pemilu yang damai dan sukses kepada masyarakat. Peran penting elemen masyarakat ini perlu dioptimalkan demi terciptanya pemilu yang damai dan sukses tersebut.
 
Tugas lain yang tak kalah pentingnya adalah menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pemilu, termasuk netralitas Lembaga Penyelenggara Pemilu dan Pak Made Mahendra sendiri sebagai PJ Gubernur. Netralitas ASN, Penyelenggara Pemilu, dan PJ Gubernur dibutuhkan demi menghindari penyalahgunaan sumber daya untuk tujuan politik, menjaga integritas kompetisi politik, dan melindungi kepentingan publik. Netralitas ketiganya menjadi simbol penyelenggaraan pemilu yang adil dan menjaga pelayanan publik agar tidak dipengaruhi oleh preferensi politik dan memastikan kebijakan pemerintah tetap berfokus pada kepentingan umum. Di samping sebagai simbol, netralitas ketiganya adalah bentuk dukungan terhadap prinsip demokrasi yang sehat dengan cara memastikan pelaksanaan pemilu yang adil. Dalam peran mereka sebagai profesional, kita berharap ketiganya memperlakukan politisi dan partai politik dengan setara dan tidak memihak. Mereka bekerja secara independen atas dasar kepentingan negara dan masyarakat, serta terlepas dari siklus politik praktis lim tahunan. Intinya baik ASN, Penyelenggara Pemilu, maupun PJ Gubernur adalah mereka yang memiliki integritas, independensi, dan profesionalisme guna suksesnya pemilu serentak tahun 2024.
 
Hemat kita, PJ Gubernur memainkan peranan penting di dalam menjaga situasi menjelang pemilu dan memastikan bahwa pemilu 2024 dapat terselenggara dengan baik, dan karena itu bisa menjamin terciptanya pemilu yang adil, damai dan sukses. PJ Gubernur harus berani tampil di garda depan untuk mencegah intervensi yang tak adil dari pihak manapun dan sanggup menjaga pemilu yang setara bagi semua kontestan pemilu. Tentu saja hal ini membutuhkan tekad yang kuat untuk menjamin bahwa harapan publik akan pemilu jujur dan adil sekaligus mencegah spekulasi bahwa pemilu dipengaruhi oleh pihak tertentu bisa dirasakan. Sekaligus tekad yang kuat secara implisit mengirimkan pesan bahwa PJ Gubernur memiliki good will dan  political will yang kuat untuk menjaga pemilu yang jujur dan adil serta memastikan bahwa pemilu yang mahal ongkosnya itu terhindar dari kecurangan yang berimplikasi pada legitimasi yang diperoleh para pemenang pemilu. Tentu saja kita tidak menginginkan kecurangan itu terjadi karena, sekali lagi, akan berdampak pada legitimasi kekuasaan yang diperoleh dari hasil pemilu dan juga berdampak pada rusaknya demokrasi.
 
Akhirnya, kita menanti sentuhan Pak Made Mahendra, apakah sentuhannya akan membuat pemilu berjalan sesuai dengan harapan ataukah sebaliknya. Tetapi kita yakin dengan seyakin-yakinnya bahwa Pak Made Mahendra akan mengerahkan segala kemampuannya untuk menciptakan pemilu yang adil dan damai di Bali. Beliau dengan segala kewenangan yang ada pada dirinya akan menjamin bahwa ASN di lingkungan Pemerintahan Provinsi Bali , Lembaga Penyelenggara Pemilu di Bali, dan dirinya sendiri bersikap netral dan profesional. Itulah yang kita harapkan dari beliau agar beliau benar-benar fokus untuk bekerja demi sebuah pemilu serentak 2024 yang damai dan sukses. Wassalam.
wartawan
Umar Ibnu Alkhatab
Category

Bentengi Siswa dari Narkoba, DPRD dan Pemkab Perlu Pastikan Sosialisasi Tak Sekadar Seremonial

balitribune.co.id | Mangupura - Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, kembali mengingatkan pentingnya pencegahan  penyalahgunaan narkoba sejak usia sekolah.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK TI Global, Kuta Utara, Rabu (15/7), yang dirangkaikan dengan penyuluhan bahaya narkoba bagi siswa baru.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya di Pura Dalem Sempidi, Pemkab Badung Gelontorkan Hibah Rp1,9 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta didampingi Ketua WHDI Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta menghadiri persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Dalem Desa Adat Sempidi, Kecamatan Mengwi, Selasa (14/7). Kehadiran ini merupakan bagian dari rangkaian Karya Agung yang diselenggarakan oleh desa adat setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Dinsos Badung Raih Nilai Tertinggi Penilaian Ombudsman, Bupati Minta Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Sosial Kabupaten Badung meraih nilai tertinggi dalam penilaian unit layanan Ombudsman Republik Indonesia dengan skor 89,59. Atas capaian tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kepala Dinas Sosial Badung I Gde Eka Sudarwitha di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (14/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PP Akomodasi Calon Tunggal di Pilkel, Komisi I dan DPMD Tabanan Pilih Tunggu Permendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Komisi I DPRD Tabanan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sedang menunggu terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) sebagai acuan teknis pelaksanaan pemilihan perbekel (Pilkel) serentak pada 2027.

Langkah ini dilakukan untuk mengatur mekanisme calon tunggal yang kini telah diakomodir dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026 untuk melawan kotak kosong.

Baca Selengkapnya icon click

Kabel Udara di Sanur Segera Dipindahkan, Sekda Denpasar Pastikan Kesiapan Teknis SJUT-IPT

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat komitmennya dalam menjadikan kawasan Sanur sebagai destinasi wisata unggulan yang modern dan berestetika. Langkah strategis terbaru yang dilakukan adalah mematangkan program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu dan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) untuk memindahkan kabel telekomunikasi dari udara ke bawah tanah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.