Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tukad Yeh Sungi Meluap, Tenggelamkan Pura dan Fasilitas Umum

Bali Tribune / TENGGELAM - Sungai meluap menenggalemkan pura dan sejumlah fasilitas umum di Tabanan.
balitribune.co.id | TabananHujan yang terjadi pada hari Senin (17/10) di Kabupaten Tabanan tidak saja membuat jalan dan jembatan terputus, namun juga membuat beberapa pura rusak parah. Salah satunya di sepanjang aliran Tukad Yeh Sungi di Desa Blayu, Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan. 
 
Di Desa Blayu, ada sembilan titik yang tergerus Blabar Agung Tukad Yeh Sungi, terdiri dari empat lokasi pura dan lima lokasi lainnya adalah fasilitas umum, seperti TPS3R dan balai banjar. Menurut pengelingsir Puri Saren Kaja Blayu A A Ngurah Oka, blabar kali ini merupakan yang terbesar sejak 60 tahun lalu. "Pada blabar kali ini, ketinggin air lebih dari 10 meter, hampir seluruh bagian pura Pucak Manik Toya terendam," jelasnya.
 
Kelian Dinas Umadiwang Kangin Made Gede Sumawijaya menjelaskan, kejadian meluapnya air Yeh Sungi pertama kali diketahui sekitar pukul 08.30 Wita. Blabar ini dijelaskannya terjadi karena tingginya curah hujan menyebabkan bendungan di aliran Tukad Yeh Sungi tidak mampu menampung debit air. Sehingga menjebol jembatan di Dam Tinjak Menjngan, kemudian air bersama dengan material lainnya berupa kayu dan pohon lainnya mengalir ke selatan dan akhirnya berhenti di jembatan di sebelah timur pura Pucak Manik Toya.
 
Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi yang ditemui di lokasi memebenarkan jika meluapnya air Tukad Yeh Sungi membuat beberapa pura mengalmi kerusakan. "Ada beberapa pura di sepanjang aliran Tukad Yeh Sungi yang rusak. Dari hasil rekapitulasi, total kerugianny mencapai Rp 9 miliar lebih, itu belum termasuk fasilitas lainnya yng tergerus banjir," paparnya.
 
Pura yang terdampak banjir Tukad Yeh Sungi, antara lain, Pura Pucak Manik Toya di Banjar Umadiwang ada tiga titik yang tergerus air bah Tukad Yeh Sungi, yakni beji, utama mandala, madya mandala dan jaba sisi dengan total kerugian memcapai Rp 3,030 miliar. Pura Hyang Tapa, dengan total kerugian mencapai Rp 300 juta. TPS3R Desa Batan Nyuh, kerugian Rp 1,010 miliar, jembatan seputaran Desa Batannyuh dengan kerugian Rp 2,7 miliar. Pura Beji Prajapati Rp 173 juta, Pura Taman Beji Puseh Desa Adat Bale Agung, dengan total kerugian Rp 163 juta, Pura Beji Dalem Desa Adat Blayu dengan total kerugian Rp 55 juta, Balai Banjar Bajera dengam total kerugian Rp 1,5 miliar dan pura beji tangkub dengan total kerugian Rp 150 juta.  
 
Sampai Senin sore, perugas BPBD dibantu oleh kepolisian, Koramil dan warga desa masih membersihkan material kayu yang dibawa oleh aliran air Tukad Yeh Sungi dari arah hulu. Jumlah materil sampah diperkirakan lebih dari 50 ton. 
 
Bencana juga terjadi di Bongan, Tabanan. Penyeker Pura Beji di Banjar Bongan Gede, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan hancur diterjang banjir. Selain merusak penyengker, jembatan beton penghubung akses menuju ke Pura Beji juga putus diterjang air yang meluap di Sungai Panahan. Kelihan Adat Bongan Gede I  Komang Suparman menjelaskan, air sungai meluap karena hujan deras sejak Senin pagi (17/10), mengakibatkan penyengker Pura Beji yang ada di bantaran sungai tenggelam dan roboh. Begitu juga jembatan beton penghubung akses menuju Pura Beji juga putus sehingga akses menuju ke Pura Beji tertutup.
 
Kepala Pelaksanan BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri langsung turun ke lokasi melihat runtuhan penyengker Pura Beji Bongan Gede. Ia mengatakan  kejadian ini merupakan bencana alam yang nantinya akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Silakan ajukan jumlah kerugiannya ke BPBD Tabanan agar bisa segera diproses,” jelasnya.
wartawan
JIN
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.