Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tunjangan Sertifikasi Ngadat, Guru di Badung ‘Pakrimik’

Bali Tribune / Ilustrasi - ist

balitribune.co.id | Mangupura - Pencairan tunjangan sertifikasi guru di Kabupaten Badung ‘kecrat-kecrit’. Sejumlah guru bahkan ‘pakrimik’ lantaran sertifikasi yang mestinya diterima tiap tiga bulan sekali kini baru diterima hanya untuk dua bulan, yakni bulan Januari dan Februari.

Para tenaga pendidik inipun mempertanyakan sisa pembayaran uang sertifikasi mereka. Lantaran anggaran sertifikasi guru berasal dari pusat, bukan dari APBD Badung.

“Iya, kok sekarang uang sertifikasinya tidak full. Biasanya cair untuk tiga bulan sekali, Januari, Februari dan Maret cair, tapi ini baru dua bulan, terus sisanya kemana?” ungkap seorang guru yang menolak namanya dikorankan, Kamis (24/6/2021).

Tercecernya pencairan sertifikasi ini, menurut guru tadi, tergolong aneh kalau dikaitkan dengan devisit pendapatan Badung. Pasalnya, anggaran sertifikasi guru bersumber dari pusat.

“Ini kan pakai anggaran pusat. Kok bisa tidak cair,” tanya dia, sembari berharap hak-hak guru segera direalisasikan sepenuhnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Made Mandi yang dikonfirmasi tak menampik hal tersebut. Kata dia, pembayaran sertifikasi guru masih berproses. “Masalah sertifikasi itu masih berproses nanti setelah lengkap kita akan realisasikan,” ujarnya.

Mandi menyebut dalam pencairan sertifikasi ini memang ada sejumlah kendala. Namun, saat ini sudah dalam proses. “Jadi memang ada kendala-kendala, terutama kendala teknis. Tapi, proses kok,” kata Mandi.

Mandi yang juga Sekretaris Disdikpora Badung ini pun berjanji dalam minggu ini sertifikasi untuk bulan ketiga pasti cair.

“Kita ketahui dana sertifikasi memang dari kementerian pusat langsung. Pada minggu ini cair, karena sudah sesuai amprahan,” terangnya.

Setiap guru yang telah mengantongi sertifikasi mendapat tunjangan yang berbeda-beda sesuai dengan golongannya. “Besaran sertifikasi tiap guru kan beda-beda, sesuai golongan biasanya,” tukasnya, tanpa menyebut secara rinci dengan alasan tidak hafal.

wartawan
ANA
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.