Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Turunkan Angka Kematian dan Kecacatan, KKN-PM Unud Penyuluhan Keselamatan Wisata Pesisir

Bali Tribune / PENYULUHAN - KKN-PPM Periode XXV tahun 2022 Unud melaksanakan penyuluhan panduan keselamatan wisata pesisir pantai, Minggu (14/8) secara luring di Balai Dusun Payumbahan Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

balitribune.co.id | Singaraja - Tim Bidang Kesehatan kelompok Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode XXV tahun 2022 Universitas Udayana melaksanakan penyuluhan panduan keselamatan wisata pesisir pantai, Minggu (14/8) secara luring di Balai Dusun Payumbahan Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

KKN ini mengambil tema “Les Berikan Keamanan dan Kenyamanan pada Wisatawan serta Masyarakat Pesisir Pantai” mengingat banyak masyarakat Desa Les yang melakukan aktivitas di pesisir pantai, sehingga untuk mendapatkan kenyamanan saat berwisata ataupun melakukan kegiatan di bawah air tentunya perlu keamanan (safety) di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini bertujuan secara khusus untuk menurunkan angka kematian dan kecacatan di Desa Les akibat penanganan yang salah ataupun telat terutama pada kecelakaan di pesisir pantai serta mensimulasikan dan mengajarkan penanganan korban kecelakaan di pesisir terutama korban tenggelam kepada masyarakat Desa Les yang hadir. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta yang merupakan perwakilan kelompok nelayan Batur Sari, Mina Bakti Segara Lestari, Segara Ayu, Werdi Segara, KUB Mina Lestari, serta beberapa dari anggota dari Lini Aquaculture Training Center (LATC).

Dr. Ir. Agus Dharma, MT selaku narasumber berterimakasih atas undangan yang diberikan sehingga bisa berbagi ilmu dan keterampilan dibidang kebalawistaan. Ia berharap dengan adanya pemberian materi ini peserta mendapatkan informasi lebih yang berguna untuk mendukung aktivitas keseharian di pantai. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan berbagai proses evakuasi korban dalam kondisi selayaknya dan kondisi emergensi serta penanganan korban kecelakaan di pesisir terutama korban tenggelam. "Kejadian tenggelam bisa dicegah, melalui intervensi enam langkah sesuai dengan pedoman dari WHO tentang pencegahan tenggelam yaitu:

1).     Pengawasan melekat orang tua terhadap anak.

2).    Pemasangan pagar-pagar area air.

3).     Pemasangan rambu-rambu atau peringatan.

4).    Mengajari anak berenang.

5).    Pelatihan tenaga rescue tentang CPR.

6).    Menyiapkan alat-alat pelampung penyelamat dan aturan

Kepala Desa Les yang diwakili oleh Kadus Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng dalam sambutannya menyampaikan kegiatan penyuluhan ini sangat positif mengingat hamparan Pantai Les yg panjang dan dinikmati tidak hanya oleh masyarakat lokal tapi mancanegara karena ada berapa villa di dekat pantai. Ia menambahkan bila kondisi yang aman tercipta dengan keberadaan lifeguard maka angka kematian akibat tenggelam bisa dicegah. Edukasi perlu dipersiapkan kepada generasi muda, mulai dari anak-anak sampai dewasa melalui pelatihan-pelatihan yg diadakan oleh Balawista Buleleng.

 

Sumber: https://www.unud.ac.id

 

wartawan
ARW
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.