Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ubud Sesak Wisatawan, Personel Gabungan Dipertebal

Bali Tribune/ PADAT - Lalu lintas yang padat di Catus Pata Ubud, Senin (8/4/2024).


Balitribune.co.id | Gianyar - Tumpukan kendaraan di Kawasan Wisata Ubud tidak terhindarkan pada libur panjang serangkaian Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Terlebih menjelang pelaksanaan Plebon Agung Puri Ubud, areal Catus Pata Ubud kini menjadi titik macet potensial hingga 14 April saat Puncak Plebon.

Tidak hanya dijejali pengunjung yang fokus ke Ubud, juga diperparah oleh lintasan arus wisawatan yang turun dari daerah Kintamani dan objek wisata lainnya. Menghindari tumpukan kendaraan yang tidak bisa bergerak, petugas gabungan pun terpaksa mempertebal jumlah personilnya untuk memback-up personil yang diplot dalam Operasi Ketupat Agung.

Bercermin dari membludaknya kunjungan tahun lalu, selain pengamanan tahunan setiap libur lebaran, penambahan personil dilakukan pada titik-titik rawan kemacetan lalu lintas maupun tindak kejahatan. Sehingga dibuatkan sebanyak 17 pos pengamanan dengan menggunakan tenda-tenda. Khususya pada beberapa tempat wisata di Kecamatan Ubud, salah satunya Catus Pata, Mongkey Forest, Bali Safari, Ceking, dan tempat wisata lainnya.

“Sejak awal kami sudah prediksi potensi kepadatan kendaraan di kawasan Ubud. Karena juga menjadi jalur lintasan wisatawan dari atas. Seperti dari wisatawan yang dari Kintamani turun pasti melintasi Ubud. Makanya anggota kita sebar sampai perbatasan Tohpati, agar tidak macet karena meningkatkan volume kendaraan,” ungkap Kapolres Gianyar AKBP Ketut Widiada, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Gianyar AKP I Nyoman Tantra.

Disebutkan, pihaknya sejak awal sudah memastikan kesiapan sarana dan prasaran serta layanan publik dalam pengaman Idul Fitri 1445 H tahun 2024. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, kenyamanan saat mudik lebaran dan saat masyarakat berkunjung pada obyek wisata. Diakui, kegiatan Ops Ketupat Agung 2024 dalam Pengamanan Idul Fitri 1445 H Tahun 2024 ini, berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, karena kapasitas pengendara atau pemudik yang jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya. "Kita tugaskan seluruh personil dapat melaksanakan tugas operasi dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab serta sesuai dengan SOP yang ada. Sehingga tidak terjadi gangguan kamtibmas maupun kemacetan,” terangnya.

Kadishub Gianyar I Made Arianta menyebutkan, dalam giat pengamanan lalu lintas saat libur idul fitri pihaknya lebih fokus pada pemantauan di 2 Pos pam yakni di Pos pam Gianyar dan pos pam Masceti dengan melibatkan 20 orang personel dengan sistem 2 shif. Dilaksanakan dari tanggal 4 april 2024 sampai tanggal 16 April 2024 berkoordinasi dengan Polres Gianyar, Satpol PP, unsur TNI, BPBD dan pihak terkait lainnya. "Kami juga menempatkan 90 orang personil dengan sistem 2 shif di titik-titik yang berpotensi terjadinya hambatan lalublintas di Ubud," terangnya singkat.

wartawan
ATA
Category

Tok! Polresta Denpasar Larang Kembang Api di Malam Tahun Baru, Izin yang Sudah Terbit Akan Dicabut

balitribune.co.id | Denpasar - Warga Denpasar dipastikan tidak akan disuguhi pesta kembang api pada pergantian malam pergantian Tahun Baru 2026. Seiring pihak kepolisian Polresta Denpasar menegaskan tidak akan memberikan izin yang dikeluarkan untuk penggunaan kembang api. Kepastian ini disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi menyusul terbitnya instruksi dari Kapolri Jenderal Pol.

Baca Selengkapnya icon click

Laksanakan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun, Gubernur Koster Matur Piuning di Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran Pemprov Bali, Rabu (24/12/2025) pagi melaksanakan persembahyangan bersama sekaligus prosesi Matur Piuning di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, sebagai penanda diresmikannya pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun 2025–2125.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tren Pariwisata Global 2026, Wisatawan Menghindari Destinasi Padat

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melihat tren wisata global pada tahun 2026 cenderung untuk melepaskan diri dari stres. Orang-orang dari berbagai negara akan mencari tempat wisata atau destinasi yang benar-benar menghadirkan ketenangan dan pemulihan mental.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.