Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ukiran dan Patung Peninggalan Maestro Made Suthedja Terbakar

MAESTRO
PADAMKAN - Petugas berupaya memadamkan api yang melahap rumah warga di Banjar Camenggaon, Celuk, Sukawati, ukiran dan patung peninggalan maestro Made Suthedja ikut terbakar.

BALI TRIBUNE - Ukiran dan patung peninggalan mendiang maestro seni Made Suthedja musnah oleh si jago merah yang melalap bangunan yang di dalamnya tersimpah banyak karya ukiran dan patung peninggalan seniman ukir pandil dan patung ternama tersebut. Padahal, barang-barang tersebut selama ini diburu kolektor seni, tapi pihak keluarga memilih menyimpannya sebagai kenang-kenangan.

          Warga Banjar Camenggaon, Celuk Sukawati, Senian (7/8) pagi, dikejutkan dengan kepulan asap tebal dari kediaman warga  I Wayan Miarta. Sebuah bangunan Bale Dauh didapati sudah diselimuti api dan warga mencoba menghalau dengan peralatan seadanya. Petugas pemadam kebakaran pun dengan cepat tiba di lokasi dan api tidak sampai merembet ke bangunan lainnya.

Istri Miarta, Ni Wayan Mariati (47) menyebutkan, sebelum kebakaran terjadi ia dan adiknya Rinjani tengah duduk di depan dapur. Tak berselang lama, adiknya mendengar suara letupan di bale dauh. “Setelah kamis tengok  ke dalam,sudah ada korban api dan asap dibagian atap,” ungkapnya.

Ia panik dan teriak-teriak kebakaran. Tetangganya langsung berdatangan dan mencoba menghalau api.  Berselang beberapa menit, lima unit mobil pemadam kebakaran tiga di lokasi secara bergiliran dan langsung bergerak cepat memadamkan api. Dalam hitungan satu jam api akhirnya berhasil dilumpuhkan, meski selurua barang di dalam bangunan itu, sudah rata dengan lantai.

Kebakaran itu menghanguskan bangunan. Miarta menyebutkan jika di dalam bangunan bale dauh, terdapat ukiran dan patung peninggalan mendiang maestro seni Made Suthedja. “Karena karya seni peninggalan kakek yang tak ternilai harganya, hanya tersisa satu saja,” sesalnya.

Disebutkan, semasa hidupnya, Made Suthedja dikenal sebagai seniman ukir pandil dan patung ternama. Bahkan, barang-barang peninggalannya hingga saat ini diburu kolektor seni. Karyanya selama ini diburu, tapi pihak keluarga memilih menyimpannya sebagai kenang-kenangan.

Kepala Dinas Damkar Gianyar, Cokorda Gede Agusnawa mengatakan, sebanyak lima unit mobil damkar dikerahkan. Pihaknya sempat kesulitan dalam menjangkau rumah korban, lantaran untuk menujunya harus melalui rumah tengga. Namun pihaknya bersyukur para tetangga korban juga membantu petugas, sehingga api tidak merembet ke bangunan lain. “Dari informasi dan laporan pihak kepolisian, kebakaran ini diduga karena konsleting listrik,” tegasnya.

wartawan
redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Badung Pimpinan Rapat Paripurna Terkait Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

balitribune.co.id | Mangupura – DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025, Senin (13/7/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi para wakil ketua DPRD serta dihadiri anggota dewan.

Baca Selengkapnya icon click

Raker Komisi III DPRD Badung Hadirkan BPKAD dan Bapenda Bahas SILPA Rp1,1 Triliun

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi III DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung di Ruang Gosana II DPRD Badung, Senin (13/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tinjau Layanan BPJS Ketenagakerjaan, Menko Muhaimin Mengingatkan Pekerja Bijak Memanfaatkan Jaminan Hari Tua

balitribune.co.id | Gianyar - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar memastikan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memberikan manfaat nyata bagi para pekerja.

Baca Selengkapnya icon click

Anjing Diduga Rabies Gigit Tiga Warga, Salah Satunya Wisatawan Asal China

BANGLI, BALI TRIBUNE – Kasus gigitan anjing kembali menghantui warga di Kabupaten Bangli. Kali ini, seekor anjing yang diduga terinfeksi rabies menyerang tiga orang sekaligus pada Senin (13/7/2026) sore. Peristiwa ini cukup menghebohkan karena salah satu korbannya merupakan warga negara asing (WNA) asal China.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.