Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ulat Bulu Kembali Serbu Pohon Kenanga dan Rumah Warga di Lingkungan Serongga

ulat
Bali Tribune / HAMA - Ulat Bulu yang merambah kelingkungan pekarangan rumah warga di banjar Serongga Tengah, Desa Serongga

balitribune.co.id | Gianyar - Sempat mereda dalam dua tahun, ulat bulu yang mengerubuti pohon Kenanga hingga ke lingkungan rumah kembali resahkan warga Banjar Serongga Tengah, Desa Serongga, Gianyar. Perkembang biakan yang sangat pesat dirasakan warga dalam sepekan terakhir, dan  kini terus membiak.

Tidak hanya  bersarang di pohon Sandat atau Kenanga, ulat-ulat ini juga merambah ke bangunan rumah warga. Serangan ini bukan yang pertama. Beberapa tahun sebelumnya juga sempat meresahkan. Siklus tahunan ini terjadi karena keberadaan pohon Sandat yang menjadi  sumber penghidupan masyarakat setempat. Akibat serangan ulat ini, pohon pun menjadi gundul dan rusak akibat dimakan habis oleh ulat.

Dari keterangan tokoh warga,  I Ketut Astawa Suyasa  pihaknya sudah berupaya melakukan penanggulangan seadanya, mulai dari mengumpulkan ulat hingga menyemprotkan cairan pembasmi serangga seperti baygon. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil maksimal.

“Untuk antisipasi, tiang mohon pihak terkait bisa membantu untuk penanganannya,” ujar Astawa Suyasa yang juga wakil Ketua DPRD Gianyar ini, Kamis (11/12).

Ia menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut mengingat dampaknya yang sudah sangat mengganggu aktivitas harian warga. Bahkan ratusan warga kini terdampak. Ulat bulu tidak hanya menyerang pohon Sandat di halaman, tetapi juga merayap hingga ke ruang tamu, kamar tidur, dapur, dan area istirahat. Banyak warga mengeluh sulit tidur dan beraktivitas karena rasa gatal serta potensi alergi yang ditimbulkan.

Bagi sebagian warga, kondisi ini juga menjadi pukulan ekonomi. Dewa I Nyoman Sudiarta, misalnya, mengaku sangat bergantung pada penjualan bunga sandat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Serangan ulat bulu membuat produksi bunga merosot tajam.
“Sandat sudah bertahun-tahun menjadi sumber utama penghasilan di Banjar Serongga Tengah. Kalau terus begini, kami sangat kewalahan,” ungkapnya.

Pohon Sandat memang telah lama menjadi ciri khas Banjar Serongga Tengah. Hampir setiap rumah memiliki pohon Sandat yang bunganya dijual ke pasar, ke pedagang canang, hingga ke pelaku upacara adat. Wabah ulat bulu yang terus berulang membuat warga khawatir terhadap kelangsungan tanaman ikon desa tersebut.

Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan terpadu, mulai dari penyemprotan berskala besar, kajian penyebab wabah, hingga langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap tahun. Situasi ini menjadi alarm serius bahwa serangan hama musiman bisa berdampak bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada hasil alam di wilayahnya.

wartawan
ATA
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.