Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Update Covid-19 Buleleng : Seorang Staf DPRD Terpapar, Transmisi Lokal Masih Membayangi

Bali Tribune / Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa (dok)
balitribune.co.id | Singaraja - Salah satu staf DPRD Buleleng dinyatakan positif terpapar Covid-19. Ia diduga terinfeksi dari salah satu Tim Ahli Gubernur Bali yang terlebih dahulu terkonfirmasi positif Covid-19 dan mendapat perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar. Pasien itu kini diberi kode PDP 105 asal Kecamatan Buleleng.
 
Selain PDP 105 asal Kecamatan Buleleng, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng  juga mencatat tambahan 3 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Mereka diberi kode PDP 102 dan PDP 104 asal Kecamatan Seririt dan PDP 103 asal Kecamatan Buleleng. Untuk PDP 102 dan PDP 104 tertular karena sempat melakukan kontak dengan PDP 80 yang masih kerabat dekatnya. Sedangkan PDP 103 tertular melalui kontak langsung dengan PDP 100.
 
Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, membenarkan PDP 105 merupakan staf di DPRD Buleleng. Ia dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab tes yang dilakukan Senin (15/6) bersama Ketua DPRD serta 2 anggota dan 8 orang staf.
 
“Hasil swabnya positif setelah menjalani tes yang sama bersama 10 orang lainnya di RS Pratama Giri Emas dan PDP 105 bagian staf. Sekarang sudah diisolasi di RS Pratama Giri Emas,” jelas  Suyasa, Rabu (17/6).
 
Suyasa menyebut bertambahnya jumlah terpapar Covid-19 di Buleleng akibat dari transmisi lokal yang masih terus berlangsung. Karena itu, Suyasa yang juga Sekda Buleleng ini meminta masyarakat tetap disiplin dalam melakukan aktifitas sehari-hari. ”Masyarakat kami minta untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” imbuhnya.
 
Selain penambahan jumlah terinfeksi Covid-19,Buleleng juga mencatat satu pasien telah dinayatakn sembuh. Pasien berkode PDP 46 itu berasal dari Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula yang sebelumnya dirawat di Denpasar selama 14 hari. ”Hasil swab tesnya yang ke tujuh negative dan pasien dipersilahkan pulang,” kata Suyasa.
 
Selama ini menurut Suyasa, tim medis telah berusaha maksimal dengan berbagai strategi menghadapi kasus Covid-19 di Buleleng. Bahkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan cukup ketat agar sesuai dengan standar dalam penanganan Covid-19. Hasilnya, kata Suyasa, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Buleleng mencapai 90 persen. “Artinya kerja keras tim medis di Buleleng sangat optimal,” tandasnya.
 
Hingga, Rabu (17/6) terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Buleleng secara kumulatif berjumlah 87 orang, dengan rincian PDP terkonfirmasi sembuh sebanyak 77 orang. PDP terkonfirmasi dalam perawatan ada 10 orang yakni, 9 orang dirawat di Buleleng dan 1 orang dirujuk ke Denpasar. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 118 orang, dengan rincian ODP dipantau ada 1 orang. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 1.706 orang, terdiri dari OTG selesai masa pantau sebanyak 1.367 orang, OTG yang masih karantina mandiri ada 266 orang, OTG terkonfirmasi ada 73 orang. 
 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.