Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Urai Kemacetan di Toya Pakeh, Bupati Klungkung Usulkan Jalan Lingkar

Bali Tribune/sug
Jalan lingkar diusulkan untuk mengatasi kemacetan di Nusa Penida.

balitribune.co.id | Semarapura - Pesatnya perkembangan pariwisata membuat beberapa ruas jalan di Nusa Penida kian krodit. Salah satunya ruas jalan di Kampung Toya Pakeh dan Desa Sakti. Kondisi ini, membuat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berencana membuat akses jalan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur menuju objek wisata Crystal Bay tetsebut.

"Nusa Penida sudah sangat padat, akibat perkembangan pariwisata. Misalnya di ruas jalan Kampung Toya Pakeh-Desa Sakti ini, setiap pagi pasti macet dan krodit," ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta disela-sela kunjungannya ke Nusa Penida, Sabtu (23/3).

Saking kroditnya, menurut Bupati Suwirta kemacetan bahkan bisa terjadi rata-rata sampai 1,5 jam. Terlebih saat high sesion. Jika hal ini tidak segera diatasi, pihaknya khawatir akan berdampak negatif terhadap perkembangan pariwisata di Nusa Penida. "Bayangkan pulau sekecil ini, tapi kemacetan sudah terjadi. Jika ini tidak diatasi, tentu kesan pariwisata di Nusa Penida akan jelek," ungkapnya.

Melihat keadaan itu, Bupati Suwirta memiliki ide untuk membuat jalan lingkar untuk mengurai kemacetan di ruas jalan tersebut. Suwirta dan Plt Kepala Dinas PU dan Perumahan Rakyat Klungkung I Nyoman Susanta mengecek lokasi yang sekiranya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan jalan lingkar. "Kami mencoba membuat jalan lingkar. Jadi nanti kita bisa manfaatkan sedikit sepadan pantai, jalan kita tinggikan. Sehingga kendaraan yang akan ke selatan, akan muter dulu ke wilayah pantai. Sehingga dengan demikian kemacetan bisa terurai," jelas Bupati Suwirta.

Menindaklanjuti hal itu, ia meminta Dinas PU untuk melakukan kajian terlebih dahulu di anggaran perubahan. Ia berharap renananya itu dapat terealisasi, mengingat kiat kroditnya kondisi jalanan di Nusa Penida. "Saya berharap ini dapat terealisasi dan jangan sampai kondisi krodit lalulintas berdampak negatif pada perekambangan pariwisata di Nusa Penida," harapnya.

Dalam kunjungan itu, Bupati Suwirta juga sempat mengecek kondisi sepadan pantai di Kampung Toya Pakeh yang kian krodit. Termasuk mengecek kondisi pasar yang kurang terta masih perlu sentuhan inovatif. sug

 

wartawan
habit
Category

Peringati Hari Kartini dengan "Sekar Badung" 2026 Dorong Perempuan Lebih Berdaya, Kreatif dan Mandiri

balitribune.co.id | Mangupura - Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak (TP) PKK Badung menggelar Perayaan Puncak "Semangat Kartini (Sekar) Badung" Tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026). Acara ini dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, Ketua TP.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.