Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Usulkan Pemisahan Badan Keuangan dan Badan Pendapatan

I Putu Eka Putra Nurcahyadi

BALI TRIBUNE - Adanya penurunan capaian PAD Tabanan membuat Komisi I DPRD Tabanan akan mengusulkan adanya pembagian antara Badan Keuangan dan Badan Pendapatan yang saat ini masih menjadi satu di Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan. Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi mengatakan bahwa pihaknya akan mencoba memberikan masukan pada OPD terkait mengenai pembagian Badan Keuangan dan Badan Pendapatan. Hal itu dimaksudkan agar pengelolaan PAD bisa lebih difokuskan, apalagi sesuai laporan hingga bulan Juli 2018 ini target PAD Tabanan tahun 2018 baru tercapai 35 persen. “Apabila memungkinkan sesuai undang-undang yang berlaku, kita coba beri masukan agar Badan Keuangan dan Badan Pendapatan dipisah,” ujarnya, Jumat (3/8). Ia menambahkan, masukan itu beralasan karena semenjak Badan Keuangan dan Badan Pendapatan digabung menjadi Bakeuda, pihaknya merasa pengelolaan PAD menjadi tidak optimal, khususnya pada pajak daerah. “Bahkan dulu sebelum digabung lebih fokus, dan jika memungkinkan maka kita buatkan system dulu kalau system sudah tepat maka akan lebih fokus,” paparnya. Pihaknya pun akan berkoordinasi ke Provinsi sehingga jika memungkinkan Bakeuda Tabanan bisa dibagi menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Terlebih menurutnya, Tabanan memiliki banyak peluang PAD bahkan mungkin sampai diangka 50 persen sehingga harus dikelola khusus. “Dengan fokus membidangi pengelolaan pendapatan daerah, kita percaya PAD akan tergali secara maksimal,” pungkasnya.  

wartawan
Komang Arta Jingga
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.