Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Usulkan Perbaikan Jalan dan Bantuan Subak, Warga Tiga Banjar di Kecamatan Selat Siap Menangkan Massker

Bali Tribune/ Pernyataan sikap dan dukungan warga saat bertatap muka dengan Cabup I Gusti Ayu Mas Sumatri, Rabu (25/11/2020).
Balitribune.co.id | Amlapura - Masyarakat di Banjar Dinas Umasari Kangin, Desa Umasetra, Peringsari, Kecamatan Selat dan warga di Banjar Wanasawah, Desa Muncan, Selat, menyatakan dukungan mereka dan siap memilih serta memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Karangasem, Nomor Urut 2, I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker) pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.
 
Pernyataan sikap dan dukungan tersebut disampaikan warga saat bertatap muka dengan Cabup I Gusti Ayu Mas Sumatri, Rabu (25/11/2020). Untuk kadwal kampanye kali ini, I Gusti Ayu Mas Sumatri dan I Made Sukerana membagi tugas, dan untuk di Kecamatan Selat, Mas Sumatri didampingi sejumlah tokoh diantaranya I Gusti Agung Dwi Putra, anggota DPRD Karangasem, Fraksi Golkar, Dapil Selat, I Gusti Agung Aryawan anggota DPRD Karangasem dari fraksi Nasdem Daapil Selat, Ida Bagus Adnya anggota DPRD Karangasem dari Fraksi Geridnra, Dapil Selat, Tokoh masyarakat Sidemen, Cokorda Sutedja, serta tokoh lainnnya, menggelar kamoanye di sejumlah titik.
 
Di Banjar Dinas Umasari, Mas Sumatri bersama rombongan disambut hangat dan penuh keakraban oleh tokoh masyarakat setempat. Sebenarnya banyak warga yang ingin ikut dalam kegiatan kampanye tatap muka terbatas tersebut, namun untuk mematuhi aturan protokol kesehatan, maka jumlah yang hadir dibatasi hanya 50 orang saja.
 
Dihadapan warga dan tokoh warga yang hadir, Mas Sumatri banyak mengulas tentang visi-misi dan program kerja Massker dalam lima tahun kedepan, yang menitik beratkan pada sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi, termasuk pertanian untuk ketahanan pangan. Program Massker tersebut disambut baik oleh warga, yang langsung menyatakan kebulatan tekad mereka untuk memilih dan memenangkan Massker pada Pilkada 9 Desember mendatang.
 
Sejumlah aspirasi disampaikan tokoh warga, salah satunya dari I Komang Sukadana yang memohon bantuan perbaikan jalan desa jika nantinya Paslon I Gusti Ayu Mas Sumatri dan I Made Sukerana terpilih memimimpin Karangasem untuk periode kedua. “Itu merupakan jalan kabupaten, dan merupakan jalur evakuasi tercepat warga menuju ke Sidemen jika terjadi erupsi Gunung Agung. Kami mengusulkan agar bisa segera dilakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan tersebut,” usulnya.
 
Menyikapi tahun politik Pilkada saat ini, Sukadana menyampaikan jika warganya menyukai banyak warna dan sudah cukup cerdas dalam memandang sebuah perhelatan politik, mulai dari Pilpres, Pilgub, Pileg maupun Pilbup. “Ibu I Gusti Ayu Mas Sumatri sudah cukup memiliki pengalaman dalam memimpin, jadi bliau sudah mengetahui dengan jelas permasalahan di Karangasem termasuk apa yang dibutuhkan oleh Karangasem. Nah sekarang bliau datang kemari dan kita akan mendukung dan memilih bliau,” ujarnya.
 
Usulan lain datang dari, I Nengah Tantra, Pekaseh Subak Umasetra, pihaknhya mengusulkan bantaun bibit dan bantuan untuk Subak. “Kami memohon bantuan bibit hortikultura,” pintanya, sembari menyampaikan hampir 90 persen warga di Umasari Kangin adalah petani yang menggantungkan hidup dari hasil pertanian.
 
Usulan yang sama juga disampaikan oleh warga di Wanasawah, yakni perbaikan jalan dan balai tempek. Bahkan warga Wanasawah mengajak Mas Sumatri untuk melakukan persembahyangan bersama di Pura Penataran Wanasawah, dimana saat ini sedang berlangung upacara Ngusaba.
 
Terkait usulan dari warga tersebut, Mas Sumatri mengaku akan menindaklanjutinya. Untuk jalan kabupaten nantinya bisa diusulkan perbaikan dan pemeliharaannya, untuk jalan desa memang pemeliharaannya ada di desa mengngunakan dana desa. “Untuk Subak dan Gapoktan ini menjadi fokus perhatian kami. Nanti ada program bantuan untuk Subak dan bibit tanaman pertanian. Selain itu juga bisa mengajukan proposal Bansos, kita akan kawal bersama teman-teman anggota DPRD,” lugas Mas Sumatri.
wartawan
Husaen
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.