Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Utamakan Kemanusiaan dalam Berinovasi di World Marketing Forum 2022

Bali Tribune / WORLD MARKETING - Hermawan Kartajaya, Co-Founder Asia Marketing Federation bersama Bagus Prastowo, Direktur Modena saat jamuan makan malam di acara World Marketing Forum 2022
balitribune.co.id | UbudSelaku salah satu pemimpin industri home solutions di Tanah Air, Modena dipercaya untuk menjadi partner acara World Marketing Forum 2022 yang berlangsung di Museum Puri Lukisan, Ubud Kabupaten Gianyar pada 6-7 Oktober 2022. World Marketing Forum (WMF) merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Asia Marketing Federation (AMF) dan Asia Council for Small Business (ACSB), dan diorganisir oleh MarkPlus Inc, yang ditujukan untuk para marketeers dari seluruh dunia. 
 
Kali ini, Modena turut mendukung acara Special Dinner dengan tema ‘Humanity in Technology’. Special Dinner merupakan jamuan makan malam khusus untuk peserta World Marketing Forum ke-2 dan Women Economic Forum ke-74, yang mayoritas hadir dari mancanegara. “Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan kami di MarkPlus Inc. Adalah sebuah kehormatan bagi kami untuk menjadi bagian acara ini. Sebagai perusahaan yang telah bergelut di bidang desain dan teknologi selama lebih dari 40 tahun, sangat penting bagi kami untuk mengetahui dan memperhatikan setiap perubahan kebutuhan manusia untuk terus meningkatkan kualitas kehidupan mereka”, papar Bagus Prastowo, Direktur Modena.
 
Ia meyakini, kemampuan teknologi untuk mengubah kehidupan manusia menjadi lebih baik dan berkualitas. Pada beberapa tahun terakhir saja, pihaknya telah mengembangkan berbagai lini baru, seperti Modena IoT dan Modena Energy, yang melengkapi rumah dengan produk pintar dan menyalurkan sumber energi bersih dan hijau untuk rumah, dan turut menjaga rumah bersama yaitu planet bumi.
 
Saat Special Dinner ini, para undangan dari sejumlah negara dijamu sajian makan malam dengan tema East Meets West, yaitu sebuah antologi makanan tradisional Indonesia, Bali, dan Western, oleh Modena Culinaria. Acara dilanjutkan dengan diskusi ‘Interfaith Discussion’ oleh Hermawan Kartajaya, Co-Founder Asia Marketing Federation dan Gema Perdamaian, dan diakhiri dengan pembahasan rencana World Marketing Forum selanjutnya. 
 
Di acara ini, Modena tak lupa menyampaikan komitmennya untuk selalu memprioritaskan kemanusiaan di garis depan inovasi dan juga membantu komunitas yang kurang beruntung. "Kami juga sadar bahwa tidak semua orang memiliki akses yang sama akan teknologi kami. Melalui program CSR, kami telah membantu banyak komunitas kurang beruntung melalui pelatihan penggunaan produk kami, dan juga instalasi teknologi seperti Water Purifier dan SolarPad untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” tutup Bagus.
wartawan
YUE
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.