Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Utsawa Dharma Gita, Puluhan Kaum Difabel Unjuk Kemampuan Matembang

Difabel
MATEMBANG - Puluhan kaum Difabel (penyandang disabilitas,red) se-Bali mengikuti Utsawa Dharma Gita yang digelar Pemkot Denpasar di Pendopo Inna Bali Hotel, Sabtu (21/5) lalu. Tampak, salah satu kelompok peserta saat tampil menunjukkan kemampuan matembang dalam kegiatan tersebut.

Denpasar, Bali Tribune

Sebanyak 80 orang kaum Difabel (penyandang disabilitas) se-Bali menjadi peserta Utsawa Dharma Gita yang diselenggarakan Pemkot Denpasar di Pendopo Inna Bali Hotel Denpasar,Sabtu (21/5) lalu. Di program kemitraan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar ini, para kaum difabel unjuk kemampuan matembang .

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar, I.G.A. Rai Anom Suradi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan secara rutin tiap tahun. oleh Pemerintah Kota Denpasar setiap tahunnya dengan melibatkan para penyandang disabilitas. “Kita mengharapkan para penyandang disabilitas  bisa menjadikan UDG ini sebagai wahana untuk metemuwirasa, megenduwirasa antar sesama disabilitas serta berbagi cerita dan pengalaman,” kata Anom Suradi.

Anom Suradi menambahkan,  pada hakekatnya UDG mengandung makna pahala atau melantunkan nyanyian suci yang bersumber dari  sastra Agama Hindu dengan intisari menuju kebahagian lahir dan batin untuk memperoleh SDM yang berkualitas. “Selain itu, kegiatan ini sebagai benteng moral untuk memperoleh dinamisasi disegala bidang,” ujarnya.

Kedepan ia mengharapkan apa yang dilaksanakan oleh pemerintah senantiasa mendapat dukungan serta peran aktif dari masyarakat termasuk para penyandang disabilitas. “Dari ajang UDG ini dapat dipetik hikmahnya secara vertikal dan horisontal, secara vertikal meningkatkan serada bhakti kehadapan Hyang Widi Wasa dan secara horisontal dapat menjaga serta memperkuat rasa kebersamaan dan rasa persaudaraan,”pungkasnya.

Sementara Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kota Denpasar Made Kondra yang juga penyandang disabilitas, mengatakan kegiatan UDG kali ini untuk yang ke-11 kalinya dan diikuti oleh 80 peserta se-Bali. Lomba UDG ini dibagi dalam 2 kategori yakni Sekar Alit atau Mecepat Tunggal dan Sekar Agung atau Wirama Mepasangan.

Tujuan dari pada lomba ini tiada lain adalah untuk melestarikan dan menjalankan seni budaya serta meningkatkan rasa persaudaraan antara sesama penyandang disabilitas se-Bali. “Keterbatasan tidak menjadi halangan dalam melaksanakan kreativitas seperti kegiatan UDG ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar yang telah memberikan bantuan dan fasilitas kepada kami dalam melakukan aktifitas dan kreativitas,” kata Kondra.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.