Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Utus 40 Pedansa, Bali Target 5 Emas - Kejurnas Dance Sport 2017

Bayu Syarifudin
Bayu Syarifudin

BALI TRIBUNE - Tim dansa Bali siap menurunkan pedansa terbaiknya dalam ajang Kejurnas Umum Dance Sport 2017 yang berlangsung 28 Oktober mendatang di Makassar, Sulawesi Selatan. Event ini menjadi perhatian serius Pengprov Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bali mengingat kejuaraan itu dipakai sebagai pengumpulan poin untuk PON 2020.

Salah satu pelatih tim dansa Bali D. Bayu Sarifudin saat ditemui di KONI Bali, Senin (16/10) mengatakan, Bali menargetkan 5 keping emas di kejurnas nanti. Peluang itu dirasa sangat realistis bagi pihak IODI Bali.

"Pedansa yang kami kirim adalah juara Porprov Bali 2017 lalu. Yang jelas, Bali mengutus lebih dari 40 pedansa putra dan putri di berbagai kategori," ujar Bayu.

Adapun kategori yang dipertandingkan nanti disebutkan ada 10, diantaranya ada pre-amateur, rising star, amateur, FFA latin dan standar serta sinkronaise. "Peluang emas itu cukup terbuka, karena satu pedansa minimal bisa turun di dua kategori," ungkapnya.

Mengingat event ini dijadikan ajang pengumpulan poin pertama menuju PON 2020 mendatang, sudah tentu persiapan matang sudah dilakukan IODI Bali. Baik itu latihan, penempaan fisik dan penguasaan teknik di berbagai kategori.

Tak lupa, pihaknya juga mewaspadai kekuatan rival dari provinsi lainnya. Kata Bayu, provinsi yang patut diwaspadai adalah Yogyakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur serta tuan rumah Sulawesi Selatan.

"Yang paling berbahaya itu kan Yogyakarta. Selama ini, provinsi itu menjadi kiblat atau barometer perkembangan olahraga dance sport di Indonesia. Tapi Bali tidak akan pesimis dan siap memberikan hasil terbaik," tegasnya.

Ditambahkannya pula, sehari menjeleng kejuaraan, digelar rapat kerja nasional (rakernas) untuk membahas event lainnya yang menjadi pengumpulan poin untuk perjalanan PON 2020. Mengingat, Kejurnas Umum Dance Sport 2017 adalah program atau agenda pertama dari PB IODI untuk urusan pengumpulan poin.

Ditambahkannya, setelah mendapat poin yang ditentukan dari berbagai event nantinya, barulah bisa mengikuti ajang Pra-PON.

"Jadi PB IODI memberikan informasi jika provinsi yang tidak ikuti dua agenda dari pusat otomatis tidak bisa ikuti Pra-PON. Inilah nanti digodok dalam rakernas, event-event apa saja yang wajib diikuti oleh pengurus provinsi di Indonesia," tandas Bayu yang juga duduk di kepengurusan PB IODI ini.

wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sempat Viral! Begini Kondisi Terkini TPA Suwung Saat Dicek Kapolresta Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar – Menyikapi viralnya video di media sosial terkait adanya sopir truk yang memaksa masuk ke TPA, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. turun langsung melakukan pengecekan situasi terkini di TPA Suwung pada Kamis (2/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Polda Bali Kembali Kecolongan, Mabes Polri Tunjukkan Taring Berantas Narkoba di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk ke tiga kalinya kurang dari sebulan Polda Bali kecolongan. Dan Subdit Narkoba Bareskrim Mabes Polri terus menunjukkan taringnya dalam memberantas narkoba di Bali. Setelah menggerebek sebuah tempat hiburan malam ternama di Denpasar, dua pekan lalu, Mabes Polri kembali menggerebek dua tempat hiburan malam di Denpasar pada Kamis (2/4/2026) dini hari. Ada apa dengan Polda Bali?

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Dukung Temu Wicara UMKM dan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan temu wicara bersama UMKM terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Manajemen Usaha, yang dirangkaikan dengan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026, yang digelar di Kabupaten Klungkung, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

BKDPSDM Bangli Isyaratkan Pelayanan Publik Tak Tersentuh Penerapan WFH

balitribune.co.id | Bangli - Pola Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah secara resmi mulai diterapkan oleh pemerintah pusat per tanggal 1 April 2026. Yang mana, jadwal WFH diberlakukan satu hari dalam sepekan yakni pada hari Jumat dengan menyasar kalangan ASN. Sementara untuk unit pelayanan publik yang strategis tetap berjalan i seperti biasa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.