Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Vietnam Market Baru Bagi Pariwisata Bali

I Ketut Ardana

Bali Tribune - Denpasar - Biro Perjalanan Wisata (BPW) yang ada di Bali telah bersiap menyambut kedatangan turis dari Negara Asean lainnya seperti Vietnam. Bahkan dikabarkan, tahun ini maskapai nasional Negeri Paman Ho itu akan terbang langsung ke Denpasar, Bali. 

Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali, I Ketut Ardana mengatakan, bagi anggota Asita Bali, Vietnam merupakan market yang baru berkembang. "Memang Vietnam market baru untuk kami. Tapi saya sudah dari dulu bicara di Kementerian Pariwisata RI supaya market Vietnam dan Philippine harus mulai digarap serius," terangnya ketika dikonfirmasi, Selasa (22/1).

Dia menyatakan bahwa Vietnam adalah negara yang pertumbuhan ekonominya sangat bagus sekitar 7 persen. Hal ini yang memicu masyarakat Vietnam mulai melakukan perjalanan wisata hingga ke luar negeri. "Jadi masyarakat Vietnam sudah banyak travelling ke mana-mana," ujar Ardana. 

Dengan adanya akses penerbangan langsung dari Vietnam ke Bali maka diharapkan akan semakin banyak warga negara itu berwisata ke Pulau Dewata. Mengingat perjalanan untuk menuju Bali pun tidak terlalu jauh yakni hingga 4 jam penerbangan langsung. 

"Dengan adanya penerbangan langsung ke Bali itu super sekali untuk pariwisata kita. Paket tur akan menjadi lebih kompetitif. Mereka (wisatawan Vietnam) tidak lagi berpikir bahwa travelling ke Bali itu jauh dan lama karena harus transit dan sebagainya," terangnya.  

Ardana menceritakan biasanya selama ini turis Vietnam yang datang ke Bali harus transit di Kuala Lumpur (Malaysia) maupun Bangkok (Thailand), sehingga membuat durasi perjalanan lebih lama hingga 7-8 jam. "Jika terbang langsung maka waktu lebih singkat sekitar 4 jam dari Vietnam ke Bali," sebut Ardana. 

Beberapa BPW anggota Asita Bali pun sudah melayani market Vietnam dengan menawarkan paket tur yang menarik. "Memang sudah ada travel agent yang menangani market Vietnam ketika liburan di Bali termasuk perusahaan saya sudah dari beberapa tahun yang lalu menggarap pasar Vietnam," imbuhnya. 

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Daerah Bali, kedatangan turis Vietnam pada periode Januari-Oktober 2018 sebanyak 18.591 kunjungan. Sedangkan sepanjang tahun 2017 lalu sebanyak 17.134 kunjungan. Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan mancanegara asal Vietnam ke Bali mengalami kenaikan meskipun belum ada penerbangan langsung dari negara tersebut. yue

wartawan
Ayu Eka

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan Segera Dimulai

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan proyek penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan segera dimulai pada minggu ini. Kepastian tersebut menyusul rampungnya proses tender dan jadwal penandatanganan kontrak kerja yang direncanakan pada Selasa (26/5/2026) mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Appeninc, VID, dan Sensenowai

balitribune.co.id | Jakarta - Satgas PASTI kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan kegiatan tiga entitas yang diduga terlibat dalam praktik penipuan digital, yakni Appeninc, VID, dan Sensenowai.

Dalam siaran pers yang dirilis Senin (25/5/2026), Satgas mengungkap bahwa ketiga entitas tersebut menjalankan modus berbeda, mulai dari impersonasi perusahaan asing hingga investasi kripto fiktif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.