Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Viver Open Sparring Series 2, Lima Atlet Tinju Jembrana Raih 6 Medali Emas

Bali Tribune / MEDALI - Lima atlet tinju Jembrana berhasil meraih enam mendali emas saat berlaga pada event internasinol di Banyuwangi.

balitribune.co.id | NegaraAnak muda Jembrana juga mampu menunjukan prestasi dan memiliki potensi serta talenta yang tidak kalah dengan anak-anak dari daerah lainnya. Teranyar prestasi kembali ditunjukan oleh atlet Jembrana. Kali ini lima orang atlet tinju Jembrana berhasil memborong enam medali emas saat berlaga di luar Bali.

Jembrana juga banyak memiliki generasi muda yang bertalenta dan berprestasi diberbagai bidang. Termasuk salah satunya dalam bidang olahraga. Seperti lima atlet tinju Jembrana yang ikut berlaga pada ajang tinju Viver Open Sparring Series 2. Pada kejuaraan yang digelar di di Viper Camp-Perum Villa Bukit Mas, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Minggu (28/7) tersebut, ketiga atlet Jembrana berhasil meraih enam medali emas.

Lima atlet tinju Jembrana tersebut yakni I Kadek Agus Gunawan dan Benediktus Nyoman Maykel Atitus yang masing- masing meraih mendali emas di kelas 52 Kg junior, I Putu Maystra Raditya Mahardika meraih medali emas berlaga dikelas 57 kg setelah mengalahkan petinju asal Banyuwangi, Ade Agus Widyasaputra  juga meraih medali emas untuk kelas 67 Kg Senior setelah mengalahkan Petinju Banyuwangi dengan TKO di Ronde pertama.

Sedangkan Gede Antara Saputra meraih medali emas  setelah yang berhasil mengalahkan lawan Dari Mirah SilveBanyuwangi di berat 69 Kg Junior. Pada pertandingan tambahan Internasional Fight yang bertemu dengan Atlet berasal dari Morocco di berat badan 67 Kg senior, Ade Agus Widyasaputra melawan Yohanes dari Marocco berhasil menang kembali dan meraih emas. Sehingga total ada enam medali emas yang diraih kelima atlet ini.

Kelima atelat tinju Jembrana ini pun mendapat apresiasi. Salah satunya dari Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna. Menurut Ketua Umum KONI Jembrana ini, prestasi tersebut sekaligus menjadi modal positif bagi Persatuan Tinju Amatir Indoensia (Pertina) Jembrana yang akan disiapkan turun pada ajang Porprov Bali 2025.

Pelatih Sasana Tinju I Putu Indra Parenata mengaku sangat puas melihat perkembangan para atlit yang berlaga dengan penuh semangat dan lepas.

"Semoga di event selanjutnya bisa tampilkan yang terbaik lagi, ini langkah awal untuk mencari bibit-bibit petinju yang akan mewakili Kabupaten Jembrana dan Pertina Jembrana pada Khususnya, dalam pertandingan tersebut sangat banyak pengalaman yang di dapat," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.