Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Sanjaya Buka Lomba Ceki


PUKUL GONG – Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya memukul gong saat membuka Lomba Ceki, kemarin.

BALI TRIBUNE - Setelah diresmikannya kegiatan “Meceki atau Ceki” sebagai olahraga rekreasi di Bali, kini kegiatan meceki, marak digelar sebagai ajang penggalian dana. Selain sebagai ajang penggalian dana, kegiatan itu juga berguna sebagai ajang silaturahmi serta pemersatu masyarakat. Minggu (9/12), Lomba Ceki digelar oleh Sekaa Teruna (ST) Bayu Semana, Sakedanan Belodan, Tabanan dalam rangka menunjang pelaksanaan Pagelaran Parade Budaya Sakenan Belodan 14 Desember mendatang. Kegiatan yang menghadirkan puluhan penghobi olahraga ceki itu dibuka oleh Wakil Bupati Tabanan DR. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, ditandai dengan pemukulan gong. Turut hadir pada kesempatan tersebut, anggota DPR-RI asal Marga I Made Urip, Nugrahita Pendit, salah satu anggota DPRD Tabanan Desta Kumara, Camat Tabanan, Perbekel serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Wabup yang akrab disapa Pak Komang sanjaya mengungkapkan bahwa lomba ceki yang digagas oleh ST. Bayu Semana ini merupakan momentum yang baik dalam membangkitkan gairah pemuda untuk membangun desanya, dan Tabanan umumnya. Dijelaskannya juga bahwa ST atau Pemuda Sakenan Belodan, dulu merupakan garda terdepan pembangunan seni dan budaya di kawasan Kota Tabanan. ST. Bayu Semana merupakan tolakukur kegiatan Pemuda di Kota Tabanan. “Generasi milenial sekarang harus ingat akan sejarah itu, dulu pemuda di sini sangat semangat sekali baik dalam membangun Desa maupun mengembangkan seni, adat dan budaya. Semoga generasi sekarang, bisa lebih baik dari pendahulu kita dulu dan lebih bersatu guna membangun Kota Tabanan,” ujar orang nomor dua di Tabanan tersebut. Selain itu, juga mengapresiasi kegiatan Lomba Ceki yang diselenggarakan oleh generasi penerusnya tersebut. Ditegaskannya agar momentum ini digunakan dan dikelola dengan baik sebagai momentum kebangkita Pemuda di Kota Tabanan, khususnya di Sakenan Belodan, karena Sakenan Belodan merupakan garda terdepan dari wajah Kota Tabanan. “Disini mempunyai banyak potensi. Sekarang generasi baru ini semoga bisa bangkit kembali, dan titian di pemerintah pasti selalu mendukung selama kegiatan yang digagas adalah kegiatan yang positif, apalagi dalam membangun seni, adat dan budaya,” sambungnya.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.