Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Sanjaya Hadiri Karya Dewa Yadnya di Pura Siwa Banjar Kebon

Bali Tribune/ Wabup Sanjaya berikan sambrama wacana saat hadir dalam pelaksanaan Dewa Yadnya di Pura Siwa Banjar Kebon Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan,Kamis (4/4) kemarin.
balitribune.co.id | Tabanan - Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya Kamis (4/4) kemarin menghadiri Karya Agung Petemon lan Ngenteg Linggih,  di Pura Siwa Banjar Kebon, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi, Anggota DPRD Provinsi Bali I Ketut Purnaya, dan Camat Kediri  I Made Murdika.
 
Ketua Panitia I Gusti Ketut Artayasa, mengatakan karye Agung Petemon Lan Ngenteg Linggih di Pura Siwa Banjar Kebon, Desa Pandak Gede ini merupakan upacara yang hanya dilaksanakan tiap 33 tahun sekali yang bertujuan untuk menjadikan bumi atau dalam konteks yang lebih kecil yaitu pura agar menjadi tempat berstananya Ida Sanghyang Widi Wasa. 
 
“Untuk menjadikan stana Tuhan, konsepnya dari niskale ke sekale, maka kita menjemput kehadiran beliau untuk berstana dialam sekala melalui upacara dan upakara yang kita kenal dengan Ngenteg Linggih, Upacara ini dipuput oleh Ida I Gusti Agung Mangku Pandita Dwija Dharma Putus dari Jero Siwa Satria Pandak Gede,” terangnya.
 
 Artayasa melanjutkan, dengan pengempon pura yang berjumlah 500 KK, persiapan pelaksanaan karya yang jatuh pada Saniscara kliwon wuku wayang tanggal 20 April telah dilakukan dari 3 bulan lalu.
 
“Perkiraan dana yang dihabiskan sekitar  300 juta rupiah,” ujarnya.
 
Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa menghadiri karya Agung Petemon Lan Ngenteg Linggih di Pura Siwa Banjar Kebon Desa Panadak Gede Kediri tersebut.
 
Ia juga  memberikan apresiasi kepada prajuru karena telah mampu membangun spirit dan membangkitkan  semangat gotong royong sehingga tumbuh rasa tulus iklhlas dalam  melaksanakan karya karya Ngenteg Linggih tersebut.
 
“ Apresiasi kepada prajuru, krama desa, karena dalam pelaksanaan karya ini, telah didasari semangat gotong royong, dan rasa tulus iklas,” lanjutnya.
 
Wabup Sanjaya menambahkan, karya Ngenteg Linggih di Benjar Kebon Desa Pandak Gede, dipuput oleh Sulinggih, pelaksanaannya didasari oleh semangat gotong royong krama, dan terakhir disaksikan oleh pemerintah.
 
”Dengan tiga elemen yaitu sulinggih, masyarakat, dan pemerintah yang menyaksikan karya, niki sampun mewasta karya sadwika utaming utama. Ini adalah bagian dari pembangunan Tabanan dalam rangka mewujudkan Tabanan Serasi, ” imbuh Sanjaya.
 
 Dalam kesempatan tersebut Wabup Sanjaya juga menghaturkan punia yang diterima oleh ketua panitia dan acara diakhiri dengan melakukan persembahyangan bersama. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.