Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Suiasa Beri Pengarahan kepada Guru di Abiansemal dan Petang

Bali Tribune/ TATAP MUKA - Wabup Suiasa saat bertatap muka dengan para guru di Kecamatan Petang dan Abiansemal di Wantilan Subak Blahkiuh, Rabu (23/9/2020).
Balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bertatap muka secara langsung dengan para guru di Kecamatan Petang dan Abiansemal terkait penyelenggaraan pendidikan di masa pandemi Covid-19 dengan tetap mengedepankan Protokoler Kesehatan, bertempat di Wantilan Subak Blahkiuh, Rabu (23/9/2020). Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga I Ketut Widia Astika, Ketua PGRI Badung I Wayan Tur Adnyana beserta para guru pengajar di Kecamatan Petang dan Abiansemal. 
 
Wabup Suiasa mengatakan, pemberian arahan dari Pemerintah Daerah kepada jajaran para guru merupakan kegiatan rutin setiap tahun setelah dilakukanya konferensi PGRI. Oleh karena itu kegiatan ini merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh PGRI, dimana Bupati maupun Wakil Bupati memberikan arahan kepada para guru di masing-masing kecamatan. 
 
“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik untuk memberikan suatu pemikiran baru sekaligus sebagai momentum buat kami di pimpinan perangkat daerah untuk menyerap aspirasi serta arahan, masukan maupun saran kemampuan yang diasosiasikan oleh PGRI Badung," ungkap Wabup Suiasa.
 
Lebih lanjut dikatakan, kegiatan derektif berkenaan dengan peningkatan kapasitas kompetensi dari para guru dalam pelaksanaan proses pendidikan di masa pandemi Covid-19 ini sangat strategis. Sebab, untuk mengetahui kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan secara jelas dan pastinya dilakukan secara daring, online dengan jarak jauh. Kegiatan pendidikan secara online semacam ini akan berlangsung sampai dengan Desember 2020 dengan tetap dilakukan evaluasi kembali tergantung kepada kondisi perkembangan Covid-19. 
 
“Saya harapkan kepada para guru kita untuk mengalami paradigma baru seperti perubahan mendasar dalam melaksanakan tugasnya seperti proses mengajar di sekolah, dimana sekarang para guru harus berubah untuk mengadaptasi diri untuk kegiatan belajar mengajar secara digital," katanya. 
 
Menurut Wabub, ini bukanlah pekerjaan mudah dan gampang sehingga diperlukan banyak hal untuk dilakukan perubahan secara prinsip dan mendasar sehingga perlu memotivasi para guru disertai pemberian arahan sehingga betul-betul secara teknis dan profesional dalam kegiatan mengajar di samping menjaminkan kualitas pendidikan yang baik disertai mampu membangun kepercayaan publik di masyarakat khususnya kepada orangtua murid. 
 
"Terlebih di tengah situasi daring proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik, optimal dan efektif serta menghasilkan output dengan kualitas yang sangat baik, maka dari itu kami memberikan arahan kepada guru kita,” jelasnya. 
 
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Badung beserta seluruh kepala  sekolah dan peserta yang hadir khusus dari Kecamatan Petang dan Kecamatan Abiansemal terkait dengan kualitas kerja di lingkungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga khususnya kepada para guru dan pegawai yang ada di Kecamatan Abiansemal dan Petang. "Karena selama 6 bulan ini kita melakukan pembelajaran dari rumah (BDR) belajar  secara online. Kami selalu memantau perkembangan di sekolah dan kami bersinergi dengan PGRI terhadap kegiatan pengarahan dari pimpinan secara rutin yang dilakukan setiap tahun namun di masa Covid-19 dengan Protokoler Kesehatan," ungkap Widia Astika.
 
Sebelumnya Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa juga memberikan pengarahan terkait Kinerja Guru dan Pegawai se-Kecamatan Kuta Utara dan Kecamatan Mengwi di Masa Pandemi Covid-19 bertempat di Kantor Camat Mengwi, Selasa (22/9).  Acara yang berlangsung dalam 3 sesi juga dihadiri oleh Camat Mengwi Nyoman Suhartana, Kepala UPT Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kecamatan Mengwi dan Kuta Utara, Ketua dan Pengurus PGRI Kabupaten Badung, HIMPAUDI Kabupaten Badung, IGTKI Kabupaten Badung, YPLP Kabupaten Badung, Pengawas TK, SD, SMP Kecamatan. 
 
Pada hari Senin (21/9) Wabup Suiasa juga memberikan pengarahan kepada Guru dan Pegawai se-Kecamatan Kuta Selatan dan Kecamatan Kuta di Masa Pandemi Covid-19 bertempat di SMPN 5 Kuta Selatan.  
wartawan
I Made Darna
Category

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjerat Judi, Oknum Karyawan Yayasan di Bali Gasak Uang Tunai dan Aset Operasional

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi seorang staf Yayasan Solefamily Bali berinisial TAM alias Titho (31) terbilang tega. Sebab, pria dengan alamat asal Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Flores, NTT ini mencuri uang Yayasan Solefamily Bali yang diperuntukan orang - orang sakit. Diduga kuat, uang hasil curian itu untuk berjudi karena pria kelahiran 30 Oktober 1995 itu mempunyai riwayat berutang dan berjudi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.