Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Suiasa dan Wawali Jayanegara Hadiri Pemelaspasan Candi Gelung Pura Luhur Uluwatu

Bali Tribune/ Wabup Suiasa bersama Wawali Jayanegara, penglingsir Puri Jero Kuta dan Sekda Adi Arnawa saat menghadiri upacara pemelaspasan Candi Gelung Pura Sad Kahyangan Luhur Uluwatu, Selasa (18/8).
Balitribune.co.id | Mangupura - Berkaitan dengan telah selesainya proses restorasi terhadap Candi Gelung Pura Sad Kahyangan Luhur Uluwatu, Selasa (18/8) Wabup Ketut Suiasa menghadiri upacara pemelaspasan yang dilaksanakan bertepatan dengan tilem sasih karo. Kehadiran Wabup Suiasa tersebut didampingi pula oleh penglingsir Puri Jero Kuta, Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa serta tokoh dan masyarakat Desa Pecatu. Upacara tersebut kapuput olih Ida Pedanda Gede Sari Arimbawa dari Griya Tegal serta Wabup Suiasa dan Sekda Adi Arnawa turut serta memasang orti dan Pedagingan dalam pemelaspasan Candi Gelung tersebut.
 
Diceritakan Suiasa, ketika terjadi gempa beberapa waktu lalu, kondisi candi gelung dan beberapa bangunan lainnya mengalami pergeseran dari fisik bangunan semula. Hal itulah yang membuat candi itu kemudian segera diperbaiki dengan konsep restorasi. Restorasi itu wajib dilakukan mengingat bangunan candi tersebut merupakan salah satu bangunan yang merupakan warisan budaya bangsa. Untuk itulah perbaikan tersebut harus menekankan pada konsep konsep pembangunan relief dan yang lain sebagainya, sehingga masih mempertahankan pada kondisi awal. Sehingga nilai sejarah dari bangunan itu tetap dilestarikan dan dipertahankan untuk masa depan generasi berikutnya. "Mudah-mudahan setelah dilakukan perbaikan secara fisik dan sekarang ini juga sudah melaksanakan upacara melaspas, bangunan candi gelung tetap ajeg dan lestari kedepannya,"terangnya.
 
Untuk diketahui Bangunan Candi Gelung Pura Sad Kahyangan Uluwatu mendapatkan restorasi karena mengalami keretakan di bagian tengah candi. Restorasi tersebut tidak dilakukan untuk seluruh bangunan, melainkan hanya yang mengalami keretakan. Sebelum diperbaiki, bertepatan dengan Rahina Purnama Kasa, Minggu (5/7) dilaksanakan upacara nuntun Ida Bhatara Melinggih ring Candi Gelung dipuput Jero Mangku. 
 
Perbaikan terhadap Candi Gelung Pura Luhur Uluwatu tersebut dilakukan oleh pengemong yakni Desa Adat Pecatu dan pengempon dari Puri Agung Jero Kuta, dengan menggunakan tukang yang telah memiliki pengalaman. Sementara Pemkab Badung melakukan pendampingan bersinergi dengan Balai Penelitian Cagar Budaya Bali, dalam upaya penjaminan dari sisi nilai sejarah tetap dapat dipertahankan.
 
wartawan
I Made Darna
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.