Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup. Suiasa Ikut Ngerastitiang Karya di Pura Desa lan Puseh Penarungan

Bali Tribune/Wabup Suiasa hadiri Karya Ngenteg Linggih di Desa Adat Penarungan, Minggu (18/8).
balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa ikut ngerastitiang Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Agung, Mepeselang, Mepedanan, Medasar Tawur Balik Sumpah Utama, Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini yang digelar krama Desa Adat Penarungan. Wujud ngrastiti bhakti ini dengan menghadiri rangkaian karya Tawur pada, Minggu (18/8) kemarin. Pelaksanaan Karya ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Badung melalui dana hibah sebesar Rp. 1 Milliar.
Dalam kesempatan ini juga turut hadir Wagub. Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Penglingsir Puri Ageng Mengwi A. A. Gde Agung, Ketua DPRD Badung Sementara I Putu Parwata, Wakil Ketua DPRD Badung Sementara I Wayan Suyasa, Anggota DPRD Badung I Made Yudana, Camat Mengwi I Gst Ngr Jaya Saputra serta unsur Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Penarungan Ni Wayan Kerni, dan tokoh masyarakat setempat.
Wabup. Suiasa merasa senang dapat hadir sekaligus ikut memberikan doa restu dan ngerastitiang pelaksanaan karya di Pura Desa lan Puseh Penarungan. "Hal ini menjadi kewajiban kami selaku pemerintah untuk senantiasa hadir ditengah-tengah masyarakat, ikut mendoakan agar karya ini dapat berlangsung dengan baik sesuai dengan ajaran agama, maupun dresta yang berlaku," jelasnya. Melalui karya ini, masyarakat telah menunjukan rasa bhakti, juga sebagai piranti memperkuat dan mempererat jalinan kemasyarakatan. Karya Tawur Agung sebagai salah satau wujud penyucian dan keseimbangan alam semesta. Untuk itu Wabup. mengharapkan kedepan masyarakat selalu meningkatkan srada dan bhaktinya. 
Wagub. Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan, selaku Pemerintah Provinsi Bali juga menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada krama Desa Adat Penarungan yang telah mampu melaksanakan upacara yang utama. Dijelaskannya, ada tiga modal dalam melaksanakan sebuah karya, pertama pikayun, manah atau keinginan, kedua, kemampuan dan ketiga kepatutan. "Bila ketiga ini sudah menyatu tentunya karya dapat dilaksanakan dengan baik seperti di Penarungan ini, " imbuhnya.
Sementara Bendesa Adat Penarungan I Made Widiada melaporkan, serangkaian karya ngenteg linggih, beberapa rangkaian upacara telah dilaksanakan. Setalah karya tawur, akan dilanjutkan upacara mendak siwi dan melasti pada 23 Agustus. Puncak karya bertepatan dengan buda kliwon pegatuakan, 28 Agustus mendatang, sedangkan karya ngusaba desa lan ngusaba nini dilaksanakan pada 30 Agustus. "Rangkaian karya ini akan ditutup 8 September nanti. Untuk itu kami mohon doa restu agar karya ini dapat berjalan lancar dan masyarakat diberikan keselamatan dan kesejahteraan," tambahnya. /uni
 
 
 
wartawan
I Made Darna
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.