Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Tekankan Pentingnya Disiplin Waktu

Jembrana
DILEPAS - Belasan tenaga magang ke Jepang asal Jembrana yang dilepas secara resmi Rabu (21/6).

BALI TRIBUNE - Pemkab Jembrana kembali memberangkat putra-putri terbaik untuk mengikuti magang ke Jepang. Magang ke Jepang  merupakan salah satu  program andalan Pemkab Jembrana, telah sukses memberangkatkan 172 orang sejak tahun 2012. Sebanyak 17 orang tenaga magang asal Jembrana ke Jepang itu dilepas  oleh Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Jembrana Rabu (21/6).

Wabup Kembang didampingi Sekda Jembrana I Made Sudiada di hadapan peserta magang ke Jepang yang didampingi orang tua mereka menekankan pentingnya kedisiplinan dan menghargai waktu.

Kembang yang mengaku secara khusus mendalami manajemen waktu sejak 12 tahun lalu itu mengajak seluruh tenaga magang asal Jembrana agar bisa membiasakan diri menepati waktu, mentaati jam kerja serta berdisiplin dengan diri sendiri. Menurutnya jika suatu pekerjaan selesai tepat waktu, otomatis waktu selanjutnya dapat digunakan untuk mengerjakan kepentingan yang lain, dengan adanya pola seperti itu maka diyakini hidup akan menjadi lebih efektif dan efisien.

Pihaknya berharap nantinya selama magang di Jepang, warga Jembrana bisa menimba ilmu serta pengalaman kerja  agar nantinya pulang bisa memiliki kualitas serta kompetensi yang jauh lebih baik. Di era sekarang, persoalan kompetensi dipandangnya suatu keharusan ditengah derasnya persaingan kerja. Sepulang magang nanti seluruh peserta harus bisa menjadi seorang entrepreneur. Pengalaman serta modal yang dikumpulkan selama berada di Jepang agar juga bisa dirasakan manfaatnya oleh orang tua sehingga pemerintah benar-benar merasa bangga dengan membantu menggerakkan ekonomi di Jembrana.

Wabup juga mengingatkan pihak orangtua yang hadir dalam pelepasan anak-anaknya itu mengenai pentingnya mereka memberikan dukungan kepada  putranya selama mengikuti magang dengan menciptakan atmosfer yang baik, sehingga anak  fokus bekerja selama di tanah rantau.  Wabup Kembang tidak menginginkan orang tua berpikir anaknya bisa bekerja secara ilegal di Jepang karena hal itu akan merugikan diri sendiri serta keberlangsungan program magang ke Jepang.

Kadis Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Jembrana, Ni Nengah Wartini mengungkapkan ke 17 tenaga magang yang akan diberangkatkan terlebih dahulu telah melewati mekanisme seleksi seperti fisik, akademik serta medical check up. Selain persyaratan usia antara 18 hingga 30 tahun, pemagang juga diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Jepang serta budayanya. Sebelum diberangkatkan , peserta magang juga wajib mengikuti pelatihan pra magang  bekerja sama dengan lembaga pemagangan keluar negeri selama enam bulan. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Tabanan Kembali Berprestasi, Raih Apresiasi Sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif

balitribune.co.id | Tabanan - Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih "Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif" dalam Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Tabanan Minta Evaluasi Kinerja Perumda SS Sebelum Tambah Modal

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Sanjayaning Singasana (SS) sebelum menyetujui tambahan modal. Evaluasi dirasa perlu untuk melihat secara transparan rekam kinerja dan arah bisnis perusahaan daerah tersebut sebelum menyerap anggaran daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Rekonstruksi, Polres Tabanan Rencanakan Pelimpahan Tahap Pertama Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id I Tabanan – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan berencana segera melakukan pelimpahan tahap pertama kasus penganiayaan terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Pelimpahan tahap pertama atau berkas pemeriksaan terhadap para tersangka dalam kasus ini yang jumlahnya lima orang itu akan dilakukan setelah penyidik melaksanakan rekonstruksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Geger! Data Pegawai Simpeg Pemkab Badung Diduga Bocor di Dark Web

balitribune.co.id | ​Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung digegerkan oleh isu dugaan kebocoran belasan ribu data pegawai akibat peretasan. Data dari Sistem Informasi Manajerial Pegawai (Simpeg) tersebut bahkan dikabarkan telah diperjualbelikan oleh peretas di situs dark web.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.