Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Wayan Artha Dipa Dampingi Menteri PPPA Kunjungi Korban Gempa di Desa Ban Kubu

Bali Tribune / KUNJUNGI - Menteri PPPA AA Bintang Puspayoga didampingi Wabup Wayan Artha Dipa saat mengunjungi korban gempa di Desa Ban, Kecamatan Kubu.

balitribune.co.id | Amlapura - Meteri Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) AA Bintang Puspayoga, usai melakulan lawatan ke Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, Senin (25/10/2021) melanjutkan kunjungan kunjungan kerjanya mengunjungi warga korban gempa di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem. Dalam kunjungan kerjanya tersebut Bintang Puspayoga didampingi Wabup Karangasem, I Wayan Artha Dipa, Bussnies Unit Head Bali PT Unilever Indonesia Tbk, Dewa Agus Suryantara, Camat Kubu, Perbekel Desa Ban, Gede Tamu Sugiantara, dan Kadisos Provinsi Bali, Dewa Mahendra.

Dalam kesempatan tersebut Bintang Puspayoga menyampaikan belasungkawa yang mendalam terhadap korban gempa yang meninggal dunia. Dikatakannya gempa dengan magnitudo 4,8 SR yang terjadi pada Sabtu 16 Oktober pagi tersebut telah mengakibatkan kerugian Materiil berupa bangunan rumah dan fasilitas umum, terputusnya akses jalan penunjang ekonomi, rusaknya sarana prasarana air bersih. 

Wakil Bupati Karangasem dalam kesempatan itu melaporkan, dampak gempa dirasakan di 15 Banjar Dinas, sementara 9 dusun diantaranya memgalami dampak kerusakan terparah. Sedikitnya sebanyak 1460 KK yang terkena dampak gempa, dimana gempa tersebut mengakibatkan delapan orang warga mengalami luka berat, satu orang balita meninggal dunia.

BPBD juga mencatat ada sebanyak 1083 bangunan yang rusak ringan dan sedang, sementara yang mengalami rusak berat sebanyak 377 unit. Bangunan fasilitas umum sebanyak 9 unit, dan tempat ibadah yakni Pura dan Pelinggih sebanyak 132 unit.

"Langkah yang telah dilaksanakan, menjalin sinergi dan koordinasi dengan BPBD, dinas sosial, jajaran relawan baik dari PMI,TNI, polisi, kesehatan, puskesmas dan lainnya. Sedangkan penyaluran logistik bantuan untuk korban gempa dilaksanakan di satu pintu yakni di Posko Tanggap Darurat di Kantor Desa Ban," papar Wabup Artha Dipa. Ditambahkannya, dari awal tanggp darurat, pelaksanaan berjalan lancar. Korban luka berat dan meninggal sudah di usulkan untuk mendapatkan santunan.

Dalam kunjungan Menteri PPPA ke lokasi bencana gempa, sebanyak 68 orang perempuan, dan 64 anak-anak terdampak gempa diusulkan untuk mendapatkan bantuan.

Sementara itu, Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengaku sangat mengapresiasi sinergitas dan kolaborasi yg dilakukan pihak desa. Karena sudah dekat musim penghujan, pihaknya di kementerian akan mengatur strategi dalam melakukan pendampingan kepada korban, termasuk melakukan pelatihan mitigasi bencana bagi perempuan dan anak. 

Pihaknya juga akan membantu pemenuhan kebutuhan bagi perempuan dan anak korban gempa. Pemenuhan yang diberikan bentuknya lebih spesifik, minimal kebutuhan dasar anak-anak terpenuhi. "Kami siap memfasilitasi untuk pendampingan kepada perempuan dan anak di Desa Ban, bukan hanya fokus pada perempuan penyintas kekerasan tapi juga penyintas bencana," sebut Bintang Puspayoga.

Kementerian siap memberikan pelatihan pemberdayaan ekonomi perempuan penyintas bencana dibidang kewirausahaan untuk yang kehilangan pekerjaan pasca gempa. Saat ini Kementrian tinggal menunggu data dari dinas terkait di kabupaten dan provinsi, mengenai  jumlah yang ingin dilatih dan membutuhkan jenis pelatihan apa. 

"Harus disesuaikan dengan potensi lokal. Seluruh pihak diharapkan ikut berkolaborasi mendukung pemberdayaan bagi perempuan penyintas bencana," tandasnya. 

Dalam dialog bersama menteri, Kadus Jatituhu, I Nyoman Sumera, menjelaskan jika Dusun Jatituhu yang paling parah terkena dampak gempa dimana ada sebanyak 69 rumah ambruk, cubang 62 pecah. "Sementara ini warga kami sudah mendapatkan bantuan tandon air. Yang dibutuhkan warga kami saat ini tempat mandi," lontarnya. 

Akses jalan di Jatituhu kata Sumera masih buntu dan terjal serta belum diaspal alias masih jalan tanah. "Begitu terjadi gempa kemarin, sebagian akses jalan tertimbun longsor. Seketika itu pula roda perekonomian warga kami lumpuh. Kami bahkan harus jalan kaki memantau kondisi masyarakat kami dan ada yang meninggal dunia," bebernya.

Menanggapi hal tersebut, Bintang Puspayoga mengaku sangat prihatin, namun dijelaskannya jika Kementerian PPPA dalam hal ini sifatnya koordinatif, namun demikian pihaknya tidak akan lepas tangan dan akan saling berkolaborasi bersinergi dengan yg lain untuk menemukan solusi masalah yg terungkap.

Pihaknya meminta masyarakat agar menjadikan kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas. "Sebagai Orang Bali saya merasa punya tanggung jawab moral. Meski Bukan kementerian teknis namun saya siap berkoordinasi dengan kementerian lembaga dengan dunia usaha," tanggap Bintang Puspayoga.

Pengakuan warga juga dibenarkan oleh Wabup Artha Dipa. Dulu Pemkab Karangasem pernah membuka jalan poros dari pempatan ke Desa Ban dan itu memang sangat sulit. Banyak infrastruktur di Karangasem yang belum dibangun, khususnya di desa Ban Kubu. Ini karena kemampuan kabupaten terbatas untuk memenuhi listrik air dan jalan.

wartawan
AGS
Category

Jantung Pariwisata Bali Terendam, Kerugian Ekonomi Capai Miliaran Rupiah

balitribune.co.id I Mangupura -  Hujan deras yang mengguyur wilayah Badung dan Denpasar pada Selasa (25/2/2026) menyisakan duka bagi pelaku industri pariwisata. Kawasan primadona seperti Kuta, Legian dan Seminyak berubah menjadi lautan air, memicu kerugian material masif yang ditaksir menyentuh angka miliaran rupiah. Kondisi ini bukan sekadar musibah alam biasa, melainkan ancaman serius bagi reputasi Bali di mata internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Lebaran, Tarif Bus AKAP di Tabanan Melonjak 70 Persen

balitribune.co.id I Tabanan - Harga tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Pesiapan, Tabanan, melonjak hingga 70 persen menjelang arus mudik Lebaran 2026. Kenaikan tarif ini dipicu oleh tingginya permintaan kursi serta penyesuaian tarif musiman untuk jadwal keberangkatan pada 16 hingga 18 Maret 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPBD Karangasem Catat 29 Kejadian Bencana

balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem, mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan pohon tumbang di sejumlah titik. Di Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem, pohon berukuran besar tumbang dan menghantam bangunan serta mobil Pick Up milik salah satau warga setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Dishub Badung Uji Coba Rekayasa Lalin di Jalan Raya Taman dan Kayu Aya

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan uji coba rekayasa lalu lintas satu arah di Jalan Raya Taman dan Jalan Kayu Aya, Rabu (25/2/2026).

Kepala Dishub Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, menegaskan uji coba ini merupakan pengembangan perubahan arus lalu lintas dari wilayah Kerobokan Kelod yang kini diperluas ke Seminyak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kontrak Kini 5 Tahun, Kebijakan Bupati Karangasem Ini Kabar Gembira Bagi PPPK Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.