Wagub Cok Ace Buka Rakerda Gerakan Pramuka, Perlu Terobosan agar Tetap Eksis | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 04 Agustus 2020
Diposting : 30 July 2020 00:46
Redaksi - Bali Tribune
Bali Tribune/ PRAMUKA - Wagub Cok Ace menyerahkan palu sidang kepada Ketua Kwarda Bali I Made Rentin.
balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengajak gerakan pramuka untuk melakukan lebih banyak terobosan agar tetap eksis dan berkembang di tengah kemajuan zaman.
 
“Tantangan gerakan pramuka ke depan adalah makin menurunnya minat anak muda untuk turut gerakan pramuka. Untuk itu kita harus mencari terobosan, metodologi dan strategi yang tepat untuk kembali membuat generasi muda meminati gerakan pramuka," kata Wagub saat membuka Rakerda Gerakan Pramuka Bali 2020 di Gedung Kwartir Pramuka Daerah Bali, Denpasar Rabu (29/7) sore.
 
Wagub Cok Ace menyatakan, gerakan pramuka pada tahun-tahun sebelumnya merupakan sebuah kebanggaan bagi anak anak muda. “Dulu sangat bangga rasanya memakai dasi merah putih, namun sekarang tampaknya mulai memudar. Kebanggaan ini yang harus kita bangkitkan lagi," ajak Ketua Harian Mabida Pramuka Bali ini.
 
Penglingsir Puri Ubud ini menambahkan, dalam hakekatnya arti pramuka itu sendiri sebagai anak muda yang dinamis sangat pas dengan kondisi sekarang ini. Wagub menebarkan optimismenya ke depannya gerakan pramuka lebih mampu eksis di tengah generasi terkini.
 
Menurutnya, potensi pramuka sangat besar, apalagi ada landasan undang undang hingga dukungan anggaran dari pemerintah. Tidak ada pula orang tua yang melarang anaknya ikut pramuka karena gerakan pramuka sangat mulia.
 
Wagub melanjutkan, rapat kerja daerah merupakan sebuah langkah strategis untuk konsolidasi dan koordinasi sekaligus wadah untuk mengevaluasi program yang telah dilaksanakan.
 
"Saya juga berharap gerakan pramuka di Bali selalu bersinergi mendukung jalannya visi pembangunan Provinsi Bali  Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru," tuturnya.
 
Disebutkan Wagub Cok Ace, negara telah memberikan landasan kepada kegiatan pramuka di Indonesia melalui UU No 12 Tahun 2010. Pramuka sebagai suatu gerakan yang mampu membangun mental, spiritual hingga emosional menjadi manusia yang berwatak dan berbudi luhur serta berjiwa pancasila.
 
Sementara itu Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso dalam sambutan tertulisnya mengajak segenap keluarga besar pramuka mengevaluasi diri menghadapi dinamika yang terjadi di era sekarang.
 
"Mari kita merenung dan mengkaji langkah dan program kita ke depan, dan tanamkan bahwa sesungguhnya pramuka adalah wadah terbaik bagi kaum muda, membentuk kaum muda yang berbudi luhur," ajak Jenderal purnawirawan Polri ini.
 
Sosok bersapaan Buwas ini juga mengajak segenap keluarga besar pramuka khususnya di Bali untuk turut serta mendukung imbauan pemerintah dalam menangani merebaknya Covid-19. "Jangan remehkan protokol kesehatan. Pakai Masker, cuci tangan dan tetap jaga jarak," imbaunya.
 
Sementara Ketua Gerakan Pramuka Kwarda Bali I Made Rentin menyebut Rakerda Pramuka Bali tersebut merupakan langkah pengendalian operasional program kerja 2020 dan sekaligus menyusun rencana kegiatan di tahun 2021
 
"Juga sebagai media  penyambung informasi antar kwarda di Bali serta wadah pengembangan dan pemajuan gerakan pramuka di Bali, dengan tema pramuka Bali dalam tatanan kehidupan baru dengan motto 'Satyaku ku-dharmakan, dharmaku ku baktikan," kata pria yang juga kepala BPBD Bali ini.
 
Rentin juga menyebut, kondisi saat ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19. "Untuk itu sesuai  Tatanan Kehidupan Bali Era Baru yang dicanangkan Bapak Gubernur, kita harus produktif namun tetap aman sesuai protokol kesehatan," tutupnya.
 
Rakerda Bali 2020, diikuti oleh Majelis Pembimbing Kwarda Bali, Pimpinan, Andalan, Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung Kwartir Daerah Bali dan Pimpinan dan Andalan Kwartir Cabang seluruh Bali.
 
Sebagai tanda dibukanya Rakerda Bali 2020, Wagub Cok Ace didampingi Putu Ngurah Sonny Sanjaya, Andalan Nasional Komisi Pengabdian Masyarakat menyerahkan palu sidang kepada Ketua Kwarda Bali, I Made Rentin.