Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Cok Ace Ikuti Prosesi Panyineban Karya Tawur Agung Panca Wali Krama di Pura Besakih

Bali Tribune/Wagub Cok Ace Ikuti Prosesi Panyineban Karya Tawur Agung Panca Wali Krama di Pura Besakih, Karangasrm, Jumat (12/4)
balitribune.co.id | Amlapura - Setelah berlangsung sebulan lebih, Karya Tawur Agung Pancawali Krama lan Ida Betara Turun Kabeh di Pura Besakih, Rendang, Karangasem, Jumat (12/4) akhirnya berakhir. Upacara panyineban sendiri dihadiri langsung Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) didampingi Ny. Tjok Putri Haryani Ardhana Sukawati serta Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Bupati Klungkung, Bupati Bangli, Ketua MUDP dan Ketua PHDI Provinsi Bali.
 
Pada kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace mengatakan jika Karya Tawur Agung Pancawali Krama ini merupakan wujud sembah bhakti dan rasa syukur atas anugrah yang telah diberikan selama ini. Cok Ace juga menjelaskan jika Panca Wali Krama bertujuan untuk menjaga keharmonisan alam semesta dan menetralisir alam bawah, tengah, dan atas.
 
"Selama ini kita telah memperoleh semuanya, sekarang saatnya kita menghaturkan rasa terimakasih dalam bentuk persembahan ini. Karya ini juga bertujuan untuk menjaga keharmonisan alam Bali beserta isinya," ungkapnya.
 
Meski diguyur hujan, Cok Ace tetap mengikuti seluruh prosesi yang berlangsung dan melakukan persembahyangan bersama berbaur dengan para pemedek yang dipusatkan di Pura Penataran Besakih.
 
Seentara itu Ketua Panitia karya, Jro Mangku Widiartha mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan karya Tawur Agung Pancawali Krama sehingga semua berjalan dengan baik. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada umat yang telah berdana punia menyisihkan rejekinya untuk kelancaran karya. ris
 
wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.