Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Cok Ace Tanggapi Maraknya Tenaga Kerja Asing di Bali

Bali Tribune / Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati saat ditemui usai sidang paripurna DPRD Bali di Denpasar, Senin (27/2), menanggapi maraknya kemunculan tenaga kerja asing di Bali, terutama di sektor pariwisata.

"Kami telah melakukan rapat koordinasi terkait dengan maraknya tenaga kerja asing. Memang kita masih memerlukan tenaga asing. Pemandu Mandarin sangat banyak di Bali, tapi tentu kami tidak mengizinkan untuk terjadi pelanggaran, artinya orang yang mempunyai hak beroperasi yang bisa melakukannya," kata dia.

Cok Ace, panggilan akrabnya, mengatakan Pemprov Bali telah mengambil langkah cepat yaitu merekrut pemandu yang legal. Bahkan mengajak warga lokal untuk menjadi pemandu bagi turis Mandarin.

Menurutnya, tenaga kerja asing yang tidak memiliki legalitas tentu melanggar dan akan segera ditindaklanjuti, salah satu langkahnya akan dirapatkan bersama Satpol PP Bali.

Selain pemandu Mandarin, Cok Ace juga menanggapi perihal wisatawan yang bekerja sebagai juru potret untuk acara pernikahan bagi wisatawan dari negaranya sendiri.

"Kalau pemotretan terkait pernikahan ini sulit sekali, kadang-kadang ada pasangan yang melakukan pernikahannya di Bali atau hanya untuk resepsi biasanya mengajak juru potret, karena dia berpikir bahwa hanya juru potret ini yang mengerti tentang kultur dia dan sudut yang bagus diambil," ujarnya.

Selama wisatawan tersebut memenuhi syarat bekerja dan izin terkait peralatan yang dibawa serta telah berkoordinasi dengan imigrasi, Wagub tak mempermasalahkan hal tersebut.

Berbeda dengan kemunculan warga negara asing yang memberi pelatihan berkendara ke teman dari negaranya dan meminta bayaran, Cok Ace menyebut diantara lain berasal dari Rusia dan Ukraina.

"Itu sebenarnya ilegal, terutama sekarang melihat kondisi dunia yang terjadi, dibandingkan di Bali yang aman, nyaman, dan murah. Oleh sebab itu kita harus bergerak, saya dengar juga banyak mereka ikut berdagang, jual sayur-sayuran ke teman-temannya, dia mengambil di pasar. Ini yang belum kita tindak," tutur orang nomor dua di Pemprov Bali itu.

wartawan
ANT
Category

Putus Rantai Penularan DBD, Tabanan Gencarkan Gertak PSN Mingguan

balitribune.co.id | Tabanan - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tabanan masih menjadi perhatian serius. Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan pun mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) Mingguan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Respon Keluhan Warga, Wabup Supriatna Tinjau Jalan Rusak di Dusun Perigi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng merespons cepat keluhan masyarakat terkait kondisi jalan di wilayah pedesaan. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna turun langsung meninjau akses jalan di Dusun Perigi, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

MatuRUN, 30 Pemedek Lari Spiritual Menuju Pura Besakih

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 30 pelari mengikuti kegiatan MatuRUN, sebuah lari spiritual menuju Pura Besakih dengan jarak tempuh sekitar 33 kilometer. Sembahyang ala pelari ini digagas oleh komunitas Healing On The RUN, merupakan bentuk persembahyangan (tangkil) dengan cara berbeda, yakni berlari sambil berbhakti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali United Gagal Curi Poin

balitribune.co.id I Denpasar - Bali United harus mengakui keunggulan tuan rumah Persib Bandung pada laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4/2026) malam.

Pada laga yang dipimpin wasit M Erfan Efendi itu Bali United kalah 2-3 meski tuan rumah Pangeran Biru—julukan Persib Bandung bermain dengan 10 orang pemain menyusul diusirnya Matricardi oleh wasit di menit ke-65 karena akumulasi kartu kuning.

Baca Selengkapnya icon click

Gurihnya Bisnis Kuliner Malam di Denpasar, Untung Melimpah, Pajak Masih Dipertanyakan

balitribune.co.id | Denpasar - Kuliner malam kini jadi sesuatu yang ramai dimanfaatkan sejumlah pengusaha makanan dan minuman. Selain buka lapak lesehan juga rombong kaki lima yang menyewa lapak untuk tempat makan. Terutama di jalur keramain seperti wilayah Teuku Umar, omzet yang diraup dari usaha makan dan minuman dalam semalam mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.