Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Dorong Sinergitas dalam Pemberantasan Rabies

Sudikerta
Wagub Ketut Sudikerta menyerahkan cinderamata kepada akademisi dari Universitas Minnesota.

BALI TRIBUNE - Sebagai daerah tujuan pariwisata dunia, kasus rabies menjadi salah satu hal yang bisa memberi citra buruk bagi pariwisata Bali. Penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh hewan terutama anjing melalui gigitannya ini, menyerang Bali sejak tahun 2008 dan hingga saat ini pemberantasan rabies masih menjadi pekerjaan rumah semua pihak mengingat penyakit mematikan ini saat masih mengintai di tengah-tengah masyarkat.

Berbagai strategi pengendalian rabies telah dilakukan Pemprov Bali dengan melakukan vaksinasi massal rabies dan penyisiran, eliminasi selektif dan pengawasan lalu lintas Hewan Penular Rabies (HPR) serta  mengontrol populasi.

Upaya tersebut belum berjalan maksimal, mengingat kasus rabies di Bali masih terjadi meskipun kecenderungannya sudah mulai mengalami penurunan. Untuk itu perlu dicarikan solusi nyata serta meningkatkan sinergitas dan kerjasama semua pihak baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa serta  elemen masyarakat lainnya termasuk para akademisi dalam upaya pemberantasan rabies tersebut.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat bertatap muka dengan para akademisi dari Universitas Udayana dan Universitas Minnesota  terkait pennaggulangan Rabies di Provinsi Bali di Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Selasa (30/5).

“Rabies hingga saat ini masih menjadi masalah bagi kita semua. Saya berharap para akademisi dapat mencarikan solusi serta langkah konkrit penanggulangan rabies berdasarkan pada hasil-hasil kajian serta penelitian yang dilakukan,“ imbuhnya.

Sudikerta menambahkan salah satu persoalan mendasar dari penanggulangan rabies adalah masih tingginya populasi dari pada  anjing liar serta masih sulitnya mengontrol perkembang biakan anjing liar tersebut.

Untuk itu sangat perlu dicarikan solusi terkait upaya mengontrol populasi anjing-anjing liar tersebut. Disamping itu, upaya edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat yang memelihara hewan khususnya anjing dan kucing perlu terus diintensifkan sehingga masyarakat sadar akan bahaya penularan rabies dan memelihara hewan peliharaannya dengan baik dan tidak diliarkan.

“Kedepannya diperlukan regulasi yang jelas  tentang kepemilikan hewan peliharaan khususnya hewan penular rabies. Dengan berbagai upaya yang ditempuh dan komitmen kita bersama,  saya harap Bali bisa segera  bebas dari rabies, “tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementrian Pertanian yang diwakilkan oleh Direktur Kesehatan Hewan drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, Ph.D bahwasannya rabies adalah penyakit  yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia (zoonosis) yang utama dan mengingat besarnya ancaman penyakit tersebut sehingga program pencegahan dan pengendalian serta pemberantasnnya menjadi hal yang penting.

Untuk itu pencegahan, pengendalian dan pemberantasan memerlukan  kebijakan nasional seperti  vaksinasi massal secara berkelanjutan, disamping  pengendalian populasi anjing serta strategi informasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Keberhasilan program dipengaruhi oleh seluruh masyarakat baik itu perilaku pemilik hewan, penyediaan logistik serta pemahaman masyarakat  untuk  lebih bertanggung jawab atas hewan mereka, “ imbuhnya.

wartawan
redaksi
Category

Terduga Maling Ayam Tewas Mengenaskan di Baturiti, Motor Pelaku Hangus Dibakar Warga

balitribune.co.id I Tabanan – Seorang pria berinisial KD alias S tewas mengenaskan setelah diamuk massa saat terpergok mencuri ayam aduan di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Jumat (24/7/2026) dini hari.

Selain kehilangan nyawa, sepeda motor milik terduga pelaku yang berasal dari Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tersebut juga hangus dibakar warga yang tersulut emosi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Serahkan Remisi Hari Anak Kepada 5 Anak Binaan LPKA Karangasem

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 5 Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Karangasem menerima Pengurangan Masa Pidana (PMP) dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Tegaskan Penertiban Event di Ruang Publik, Semua Penyelenggara Wajib Patuhi Aturan

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan Pemerintah Kabupaten Badung akan memperketat penertiban seluruh kegiatan komunitas maupun event di ruang publik. Penegasan itu disampaikan menyusul polemik kegiatan lari komunitas di kawasan Canggu yang belakangan menjadi perhatian publik.

Baca Selengkapnya icon click

Sembilan SD di Petang Sepi Peminat, DPRD Badung Minta Langkah Konkret

balitribune.co.id I Mangupura - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 masih menyisakan persoalan yakni adanya sekolah yang sepi peminat di Kabupaten Badung. Tercatat sembilan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Petang hanya memperoleh kurang dari 10 siswa baru hingga tahun ajaran dimulai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.