Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Sudikerta Ingatkan Pengelola Besakih Jaga Koordinasi dengan BVMPG

Wagub Sudikerta bincang-bincang dengan Plt Manager Manajemen Operasional Besakih, I Wayan Ngawit perihal kelangsungan aktivitas masyarakat di kawasan pura dimaksud pasca Gunung Agung erupsi.

BALI TRIBUNE - Kondisi Gunung Agung akhir-akhir ini yang kembali mengeluarkan hembusan asap dan abu. Situasi itu menjadi kekawatiran bagi Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang juga Ketua Badan Pengelola Kawasan Besakih. Saat menerima audiensi Manajemen Operasional Pura Besakih di ruang kerjanya, baru-baru ini, Wagub Sudikerta yang didampingi Assisten I, Dr. Ida Bagus Kade Subhiksu menegaskan, menyikapi situasi Gunung Agung saat ini, Pemerintah belum berani mengambill kebijakan atas aktivitas di Pura Besakih. “ Apakah kawasan Pura Besakih ditutup atau tidak karena situasi dan kondisi belum pasti, sementara  Pura Besakih merupakan tempat yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat Hindu Bali,” kata Sudikerta. Wagub Sudiikerta menyebutkan, kegiatan di Pura Besakih akan terus berlangsung setiap hari, begitu juga wisatawan masih terus berkunjung ke Pura Besakih. “Oleh sebab itu Manajemen Operaional Pra Besakih harus terus berkoordinasi dengan BVMPG, agar segala info tebaru bisa diketahui,” tegasnya. Wagub juga berharap, kondisi Gunung Agung akan tetap stabil, dan tetap aman terkendali.  Karena dampak dari isu Gunung Agung yang beraktifitas, tidak hanya berdampak fisik di daerah sekitar, tetapi juga akan berdampak pada kehidupan social ekonomi seluruh masyarakat Bali khususnya pariwisata. Sementara Plt Manager Manajemen Operasional Pura Besakih, I Wayan Ngawit,  menyampaikan bahwa sampai saat ini Pura Besakih tetap buka. “Hembusan asap dan abu sama sekali tidak berdampak pada aktivitas  di Pura Besakih dan sekitarnya karena asap hembusan mengarah ke Barat dan tidak berpengaruh terhadap aktivitas di Pura Besakih,” terangnya. Lebih jauh diungkapkan Ngawit, meski tingkat kunjungan wisatawan ke pura itu mengalami penurunan hingga 50 persen, aktivitas keagamaan masyarakat Hindu di Pura Besakih tetap berjaan seperti sebelumnya.

wartawan
Release
Category

Angkat Sistem Subak, Bupati Sanjaya Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal di Universitas Indonesia

balitribune.co.id | Jakarta – Hadir sebagai narasumber dalam Seminar Nasional "Ketahanan Pangan Sebagai Pilar Pengentasan Kemiskinan Berbasis Kearifan Lokal", Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menegaskan pentingnya penguatan kearifan lokal sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Wabup Tjok Surya: HUT PGRI ke-80 Momen Lahirnya Ratusan Guru Berprestasi

balitribune.co.id | Semarapura - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Klungkung, secara resmi membuka kegiatan Webinar dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-80 Tahun 2025. Mengusung tema "Guru Bermutu Indonesia Maju Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas", kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas dan inovasi guru di Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disperpa Badung Gelar Sterilisasi dan Vaksinasi Gratis Hewan Penular Rabies, Serangkaian HUT ke-16 Ibu Kota Mangupura

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung menggelar layanan sterilisasi serta vaksinasi gratis bagi Hewan Penular Rabies (HPR) serangkaian peringatan HUT ke-16 Mangupura. Kegiatan berlangsung di klinik hewan Mangupura Vet Care, Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Badung, kawasan Pusat Pemerintahan Badung, pada 22–23 November 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Tapel Ogoh-ogoh Mangucita, Melahirkan Kreator Muda Berbakat

balitribune.co.id | Mangupura - Serangkaian HUT Mangupura ke-16 digelar lomba tapel ogoh-ogoh kolaborasi antara Bank BPD Bali dengan Komunitas Jemari berlokasi Lapangan Puspem Badung berlangsung dari tanggal 22-23 November 2025. Menariknya, pada lomba tapel ini, para peserta diminta untuk membuat langsung (on the spot) tapel ogoh-ogoh di lokasi perlombaan. Tujuannya untuk memunculkan undagi mau pun kreator muda berbakat dalam bidang seni ogoh-ogoh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.