Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wagub Tjok Ace Hadiri Upacara Pedudusan Alit Pura Goa Gajah

Guna mengembalikan nilai-nilai kesucian kawasan Pura Goa Gajah usai pemugaran, warga pengempon Pura menggelar ritual pedudusan alit. Tampak Wagub Cok Ace bersama Nyonya saat hadir ke Pura dimaksud, Senin (24/9) lalu.

BALI TRIBUNE - Bertepatan dengan rahina Purnama Sasih Kapat, Wakil Gubernur Tjokorda Oka Ardana Sukawati berkesempatan hadir dan melakukan persembahyangan di Pura Goa Gajah, Bedulu, Gianyar, Senin (24/9) lalu. Wagub hadir selepas mengikuti prosesi ritual Aci Kapat di Pura Besakih bersama Gubernur Bali, Wayan Koster. Didampingi Ny. Tjok Istri Putri Hariyani Sukawati, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali, Cok Ace disambut oleh manggala karya Gusti Putu Tjenik. Wagub Cok Ace tetap khusuk melakukan persembahyangan dengan berbaur dengan masyarakat. Ia berharap melalui karya Padudusan ini, Pura Goa Gajah yang juga merupakan salah satu objek wisata terkenal di Gianyar bisa terus terjaga kesuciannya. Menurut Panitia Karya,  puncak acara Karya Padudusan Alit di Pura Goa Gajah adalah  pada hari Minggu (23/9). Karya padudusan Alit ini dilaksanakan setelah pura mengalami pemugaran di beberapa pelinggihnya. Pura Goa Gajah sendiri merupakan salah satu destinasi wisata favorit yang bertempat di Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar. UNESCO mencatat pura yang terkenal karena gua nya sebagai warisan budaya dunia dalam daftar tentarif (menunggu kepastian) pada tahun 1995 sebagai warisan di bidang budaya.

wartawan
redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.