Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wali Kota Denpasar Terbitkan IMB RSBM, Sugawa Korry: Wali Kota Tak Menghambat Penerbitan IMB

Nyoman Sugawa Korry

BALI TRIBUNE - Setelah sekian lama ditunggu, Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra akhirnya menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk pembangunan gedung pelayanan pengobatan (alat kesehatan) Kanker di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM). Terbitnya IMB Nomor: 02/870/3737/DS/DPMPTSP/2018 tertanggal 20 September 2018 tersebut, disambut baik DPRD Provinsi Bali. "Kami menyambut baik keluarnya IMB RSBM, khususnya untuk pembangunan tempat/fasilitas Alkes (alat kesehatan) Kanker oleh wali kota," tutur Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry, di Denpasar, Senin (1/10). Penerbitan IMB tersebut sebelumnya mengalami hambatan teknis dari salah seorang penyanding yang belum mau menandatangani persetujuan sebagai penyanding, sebagai salah satu syarat penerbitan IMB. Sugawa Korry pun meluruskan informasi selama ini, yang mengesankan wali kota Denpasar menghambat penerbitan IMB tersebut. "Wali kota tidak menghambat penerbitan IMB itu. IMB itu lama keluarnya karena ada salah satu penyanding yang belum mau tandatangan persetujuan sebagai penyanding," ujar politikus Partai Golkar asal Buleleng itu. Terlambatnya penerbitan IMB tersebut, kata dia, berdampak pada tertundanya proses pembangunan gedung dan pengadaan Alkes Kanker di RSBM, yang rencana awalnya ditargetkan selesai pada tahun 2018. Padahal, anggarannya sudah dialokasikan sebesar Rp105 miliar dalam APBD Induk 2018. "Dengan tertundanya IMB, maka proses pengurusan izin dari BAPETEN di Jakarta menjadi tertunda, padahal anggaran pembangunan fisik sebesar Rp56 miliar dan pembelian Alkes Rp49 miliar (total Rp105 miliar, red) sudah dianggarkan pada APBD Induk 2018," papa Sugawa Korry. Ia menambahkan, proses pembangunan gedung dan pengadaan Alkes Kanker di RSBM bisa dimulai lagi. "Dengan sudah keluarnya IMB, diharapkan eksekutif segera menindaklanjuti proses izin di BAPETEN sebagai persyaratan pembangunan fisik dan pengadaan Alkes. Demikian juga dengan proses administrasi/lelang pelaksana pembangunan dan pengadaan Alkes sesuai dengan prosedur/mekanisme sehingga pembangunan fisik bisa dilaksanakan," tandasnya. Menurut rencana, pembangunan fisik dan pengadaan Alkes Kanker ditargetkan selesai pada tahun 2019. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bali sudah menyepakati untuk mengalokasikan kembali anggaran sebesar Rp105 miliar dalam APBD Induk 2019. "Kalaupun di tahun 2018 pembangunan fisik dan pengadaan Alkes Kanker tidak bisa dilaksanakan, rapat Badan Anggaran DPRD Provinsi Bali telah setuju untuk mendukung anggara fisik dan alkes sebesar Rp105 miliar di anggaran induk 2019," tutur Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Bali ini. Ia menegaskan, pembangunan gedung pelayanan pengobatan Kanker tersebut harus didukung penuh, karena penderita kanker sudah semakin banyak. Bahkan informasi antrean pasien penderita Kanker di RS Sanglah mencapai 1000 lebih lebih. "Dengan Alkes yang jauh lebih modern, diharapkan RSBM nantinya bisa menangani masyarakat penderita kanker secara lebih cepat dan lebih murah serta dengan kualitas penangan yg lebih baik. Info yang saya terima, bahwa Alkes Kanker ini adalah yang termodern, bisa tangani 100 pasien perhari," ucapnya. Sugawa Korry melanjutkan, selain nantinya mampu menangani pasien dari masyarakat Bali sendiri, pelayan kanker di RSBM juga bisa menjadi rujukan pasien kanker dari Indonesia timur. Termasuk melayani pengobatan kanker untuk wisatawan yang berkunjung ke Bali. "Karena itu perlu melengkapi sarana rumah sakit dengan standar internasional karena Bali sebagai daerah tujuan wisatawan mancanegara maupun wisatawan dalam negeri. Untuk hal-hal tersebut, kami di DPRD Provinsi Bali mendukung sepenuhnya, dan berharap eksekutif segera menindaklanjuti secara profesional. Kami juga mengusulkan serta mendukung dianggarkannya biaya pendidikan untuk SDM yang akan menangani dan mengelola Alkes Kanker modern tersebut," pungkas Sugawa Korry. 

wartawan
San Edison
Category

Jebol, Jalan Utama Ditutup Ubud Macet Parah

balitribune.co.id | Gianyar - Guyuran hujan  di Wilayah Ubud, kembali menimbulkan bencana, Kamis (18/12). Selain banjir luapan,  Jalan Raya Ubud di barat Simpang Ambengan Peliatan, jebol lantaran senderan jalan  longsor. Jalan pun terpaksa ditutup dan kemacetan pun tidak terhindarkan.  Di sejumlah jalan yang dijadikan alternatif pun mengalami stuck atau.macet terkunci.

Baca Selengkapnya icon click

HUT ke-130, BRI Region 17/Denpasar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan untuk Insan BRILiaN

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-130, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar menyelenggarakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan sebagai komitmen BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan dengan mengedepankan kepedulian sosial dan kesehatan Insan BRILiaN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click

Korupsi Rumah Subsidi di Buleleng, 399 Dokumen Direkayasa, Negara Rugi Rp41 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang baru Dr. Catharina Muliana Girsang langsung tancap gas dalam membongkar kasus korupsi. Ini seiring ditetapkannya dua tersangka baru berkaitan dengan perkara penyelewengan bantuan rumah subsidi di Kabupaten Buleleng. Mereka masing - masing berinisial KB selaku pemilik dan Direktur PT Pacung Prima Lestari (Pengembang) dan IK ADP Relationship Manager Bank BUMN penyalur kredit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.