Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wali Kota Jaya Negara Buka "Denpasar Kite Festival VI Tahun 2022"

Bali Tribune/FESTIVAL- Wali Kota Denpasar Jaya Negara membuka "Denpasar Kite Festival VI Tahun 2022" (DKF) di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar Selatan, Minggu (28/8).



balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka "Denpasar Kite Festival VI Tahun 2022" (DKF) di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar Selatan, Minggu (28/8), ditandai dengan menerbangkan layangan ikon "Pelangi Denpasar".
 
Selain mengapresiasi pelaksanaan perlombaan layang-layang ini yang dilaksanakan Pelangi Denpasar, menurut Walikota Denpasar melalui acara ini dapat memberikan ruang kreativitas bagi para rare angon atau penghobi layang-layang, juga bisa meningkatkan rasa toleransi dan kekompakan dalam menerbangkan layang-layang.
 
Seperti pada lomba kali ini para peserta remaja dan dewasa memiliki tehnik permainan layang-layang yang sangat baik, terlihat dalam menerbangkan layangan secara bersamaan, dan tidak terjadi saling senggol antara layangan satu dengan lainnya, kata Jaya Negara, seraya menuturkan, ajang DKF selama dua hari (27-28 Agustus 2022) ini diikuti 600-an layangan tradisional Bali, terdiri dari jenis Bebean, Pecukan, Janggan, dan kreasi baru.
 
Ketua Umum Persatuan Layang-layang Indonesia (Pelangi Denpasar) I Wayan Mariyana Wandhira menyampaikan, penyelenggaraan DKF kali ini bertemakan, "Tejaning Urip", yang mengandung makna cahaya kehidupan dalam upaya memaknai sebagai permohonan agar dianugerahi sinar suci/cahaya yang terang untuk menghadapi berbagai macam tantangan hidup yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19.
 
"Setelah vakum dua tahun akibat pandemi, astungkara tahun ini lomba layang-layang dapat kembali digelar, sekaligus sebagai pelepas dahaga bagi para pelayang di Kota Denpasar," kata Wandhira, seraya menjelaskan, tujuan diselenggarakan DKF ini sebagai ruang gerak para pelayang agar dalam setiap bermain layangan selalu dilandasi dengan penuh rasa tanggungjawab dan guna meningkatkan rasa kebersamaan antara generasi muda dan masyarakat pelayang.
 
Pelaksanaan perlombaan layang-layang ini diharapkan dapat mewujudkan sebuah perbedaan sebagai kekuatan bersama dalam kebhinekaan sebagai satu kesatuan dalam "melayangan". Untuk menjaga semangat persatuan dan kesatuan dan menyamabraya guna melestarikan tradisi budaya dan seni yang diwariskan kepada generasi penerus.
 
Pelaksanaan event Pelangi Denpasar Kite Festival ini berkat dukungan Pemkot Denpasar untuk tetap melestarikan seni dan budaya melayangan di Kota Denpasar, kata Wandhira, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar. 
wartawan
JOK
Category

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.