Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Bangli Mulai Berburu Masker dan Cairan Antiseptik

Bali Tribune/ APOTEK - Salah satu apotek di Kota Bangli kehabisan stok masker.
Balitribune.co.id | Bangli  - Wabah Virus Corona benar-benar membuat masyarakat merasa takut. Untuk mengantisipasi terjangkitnya virus mematikan ini masyarakat menamengi diri dengan menggunakan masker dan mencuci tangan mengunakan atiseptik. Tingginya permintaan masker terjadi sejak beberapa hari belakangan ini. Beberapa apotek dan toko modern berjejaring kehabisan stok masker. 
 
Menurut salah seorang pemilik apotek di Kota Bangli, Ketut Canaya, kelangkaan masker sudah berlangsung sejak sebulan lalu atau sejak merebaknya kasus virus corona. ”Memang dari distributor tidak ada yang membawakan barang, padahal kami sudah sejak lama memesannya,” ujar Cananya, Rabu (4/3). 
 
Selain masker kini jenis cairan antiseptic mulai laris di pasaran. Beberapa botol cairan antiseptic laku terjual. Harga 1 botol antiseptik berkisar Rp 100 ribu per botolnya. “Cairan antiseptic mulai laris dalam sehari bisa laku terjual belasan botol,” sebut Cananya.
 
Kondisi yang sama juga terjadi di beberapa apotek yang ada di Kota Bangli, seluruh apotek kehabisan stok masker. “Stok masker habis sejak sebulan lalu, hingga kini belum ada kiriman dari BBF atau distributor resmi obat,” ujar salah seorang penjaga Apotek. Harga masker berkisar Rp 23 ribu - 25 ribu per kotaknya. 
 
Kapolres Bangli AKBP Gusti Agung Dhana Aryawan mengatakan untuk mengetahui ketersedian masker, pihak kepolisian menyambangi apotek dan toko modern berjejaring serta toko-toko yang menjual masker. Dari hasil pemantauan ternyata sebagian besar apotek dan toko tidak menjual asker sejak sebulan lalu. ”Pemilik apotek mengaku sudah sejak sebulan tidak ada kiriman masker dari distributor,” ujarnya.
 
Selain itu, pihaknya juga mengumpulkan seluruh Kapolsek dan Babinkantibmas untuk mengikuti sosialisasi kesehatan tentang penyakit menular dengan mendatangkan nara sumber dari RSU Bangli dr Putu Janu. ”Dengan bekal ilmu yang didapat nantinya bisa dijadikan bahan sosialisasi ke desa-desa terkait penyakit menular,” ujar Gusti Aryawan.
 
Kapolres AKBP Gusti Agung Dhana Aryawan mengimbau agar masyarakat tidak panik dan tetap menjaga kesehatan. “Jangan panik bahkan sampai ada yang menyetok masker atau bahan kebutuhan pokok, yang paling tepat dilakukan yakni menjaga stamina dan kesehatan tubuh dengan cara mengatur pola makan dan istrirahat yang cukup,” jelas AKBP Gusti Dhana Aryawan. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Gubernur Bali Gandeng Polda Bali Presisi Tangani Kasus Wisman Nakal

balitribune.co.id I Denpasar - Bali sebagai destinasi wisata dunia harus dijaga ketat karena berkontribusi besar bagi devisa pariwisata nasional dan ekonomi Bali. Hal itu yang mendorong Gubernur Bali bersama Kepolisian Daerah (Polda) Bali Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) menangani kasus wisatawan mancanegara (wisman) nakal, narkoba dan judi online di Bali. 

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

23 Yowana Denpasar Beradu Inovasi di Lomba Penjor Kreasi

balitribune.co.id I Denpasar - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar sekaligus Kasanga Festival 2026, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari empat kecamatan se-Kota Denpasar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kualitas Ogoh-ogoh Meningkat Pesat, Juri Puji Semangat Yowana Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Antusiasme sekaa teruna dan yowana dalam menyambut Hari Raya Nyepi tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mencatat tingkat kerampungan karya ogoh-ogoh di seluruh wilayah "Gumi Keris" telah mencapai 95 persen saat penilaian tingkat zona berakhir pada Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kadinkes Badung: Kebijakan 5 Hari Poli RSD Mangusada Wewenang Direktur

balitribune.co.id I Mangupura - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Badung dr I Made Padma Puspita, menegaskan bahwa kebijakan operasional di RSD Mangusada, termasuk rencana uji coba pelayanan Poliklinik 5 hari kerja, adalah wewenang Direktur RSD Mangusada. "Dinkes tidak di posisi menyetujui atau tidak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.