Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Desa Adat Karangasem Deklarasikan Dukungan Bagi Pasangan I Gusti Putu Parwata-Pandu Prapanca Lagosa   

Bali Tribune / KAMPANYE - ratusan warga mengikuti kampanye rapat terbatas Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Karangasem Nomor Urut 3, I Gusti Putu Parwata-I Wayan Pandu Prapanca Lagosa (Gus Par-Guru Pandu) di wantilan Banjar Adat Kerti, Celuk Negara, Desa Adat Karangasem, Kelurahan/Kecamatan Karangasem, Senin (7/10).

balitribune.co.id | AmlapuraKampanye rapat terbatas Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Karangasem Nomor Urut 3, I Gusti Putu Parwata-I Wayan Pandu Prapanca Lagosa (Gus Par-Guru Pandu) yang dilaksanakan di wantilan Banjar Adat Kerti, Celuk Negara, Desa Adat Karangasem, Kelurahan/Kecamatan Karangasem, Senin (7/10) dihadiri ratusan perwakilan warga dari sejumlah banjar/lingkungan di Desa Adat Karangasem.

Dalam kampanye tersebut Calon Bupati I Gusti Putu Parwata, hadir bersama tiga orang anggota Badan Pemenangan GP (Gus Par-Guru Pandu) yakni I Nyoman Celos, I Nyoman Winata dan I Putu Arnawa. Sementara dari Desa Adat dihadiri langsung oleh Bendesa Adat Karangasem, Tjokorda Surya Anom, dan tokoh masyarakat di Desa Adat Karangasem. I Gusti Putu Parwata dalam orasinya banyak memaparkan program kerja dan visi-misi GP dalam membangun Karangasem jika terpilih sebagai Bupati-Wakil Bupati pada Pilkada 27 November 2024 mendatang.

Diantaranya bagaimana membangun dan memajukan pariwisata di Kabupaten Karangasem dengan konsep Nyegara Gunung. Ini melihat topografi Karangasem dengan keindahan pegunungan/pebukitan serta bentangan pantai yang cukup luas mengelilingi Karangasem. “Kami melihat ini sebagai potensi untuk pengembangan pariwisata kedepannya, dengan tetap menjaga kawasan suci didalamnya. Tentu kami juga akan melakukan lobi ke pusat untuk program pengembangan pariwisata di Karangasem,” papar Gus Par.

Kemudian masalah air bersih, pihaknya berjanji akan menurunkan tarif air bersih yang saat ini sangat memberatkan masyarakat, utamanya masyarkat kurang mampu. Dan yang terpenting ujar dia, pihaknya akan menuntaskan masalah air bersih di Kecamatan Kubu dalam waktu dua tahun. Termasuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur seperti jalan dan lainnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Karangasem, Tjok Surya Anom menegaskan, ada berbagai alasan mendasar yang mendorong masyarakatnya menyatakan kebulatan tekad dan mendeklarasikan dukungan untuk memilih dan memenangkan pasangan Gus Par-Guru Pandu, diantaranya potensi yang dimiliki oleh pasangan ini untuk memajukan Karangasem kedepan.

“Saya harus membandingkan dengan melihat latarbelakang calon kepala daerah lainnya, melihat kinerja calon yang lainnya, nah saya punya harapan dengan Pasangan Gus Par-Guru Pandu ini,” ujarnya. Dengan latar belakang yang dimiliki pasangan Calon Bupati Karangasem yang diusung dan didukung oleh Partai Golkar, Partai NasDem, Relawan 71 dan Relawan Semetin GMT ini pihaknya berharap Karangasem utamanya Desa Adat bisa dibangun dengan baik.

“Seperti yang saya bilang tadi, kami sudah membandingkan calon-calon yang ada dan kami tahu latar belakang masing-masing calon, kami tahu pula kinerjanya, dan kami berharap Gus Par-Guru Pandu bisa merealisasikan. Istilahnya begini, kita sudah tahu orang itu tidak berhasil mengapa kita pilih lagi? Kenapa kita tidak memilih calon baru yang memiliki potensi untuk memajukan Karangasem,” lugasnya.

Sementara soal kenaikkan tarif air PDAM pihaknya memang belum mengetahui secara mendetail, namun berbagai keluhan disampaikan masyarakat yang merasa kenaikan tarif PDAM tersebut sangan memberatkan mereka. Tahun 70an Bupati AA Gede Karang mengatakan Karangasem banyak air, kenapa rakyat harus membayar air? “Ya kalau perlu air PDAM geratis. Karena di Karangasem tidak ada pengolahan air bersih seperti di kota besar mengolah air sungai keruh menjadi air bersih,” tutupnya.

wartawan
AGS
Category

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.