Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Jalan Bau Tewas Kesetrum

Bali Tribune/ OLAH TKP - Petugas olah TKP penemuan jenazah di saluran irigasi di Banjar Jalan Bau, Sulahan, Susut, Bangli, Minggu (24/11).
balitribune.co.id | Bangli - Warga Banjar Jalan Bau, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli digegerkan dengan pemenuan mayat di saluran irigasi, Minggu (24/11). Mayat yang ditemukan dalam kondisi terlilit kabel listrik adalah I Nengah Suardika alias Godog (37). Tewasnya putra dari I Wayan Dania ini diduga kuat akibat tersetrum listrik.
 
Kasubbag Humas Polres Bangl AKP Sulhadi mengatakan, pada Minggu pagi sekitar pukul 07.30 Wita salah seorang saksi I Nyoman Sudiana, (40) melintas di sekitar jalan menuju lahan persawahan. Kemudian dilihatkan seseorang dalam posisi tertelungkup di saluran irigasi tepat di depan sawah milik I Nyoman Sentak. Melihat hal tersebut Nyoman Sudiana memberitahukan pada warga lainya yakni I Wayan Mudiarta (47).
 
Awalnya saksi ini mengira korban dalam kondisi pingsan. Sementara itu, para saksi melihat orangtua korban tidak jauh dari lokasi. Saksi lantas member tahukan kondisi Nengah Suardika pada sang ayah. “Akhirnya mereka bersama-sama melihat kondisi korban. Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup dengan posisi kaki terlilit kabel dan terlihat jari tengah serta telunjuk tangan kanan mengalami luka bakar,” ungkapnya.
 
Lanjut AKP Sulhadi, korban yang sudah tidak sadarkan diri kemudian dibawa pulang dengan dibantu para warga. “Diperkirakan korban sudah meninggal saat ditemukan warga,” ungkapnya. Lantas dari pemeriksaan yang dilakukan petugas medis dari Puskesmas dr I Nengah Sujana bahwa ada luka bakar di bagian jari-jari dan telapak kedua tangan kemudian di bagian punggung, leher, dan paha bagian belakang ada lebam. Selain itu pada rahang, leher, tangan, sendi kaki dan kaki sudah kaku. “Diperkirakan korban sudah meninggal  lebih dari 4 jam dari waktu ditemukan,” bebernya.
 
Disinggung terkait penyebab kematian Nengah Suardika, AKP Sulhadi menyampaikan korban meninggal akibat tersetrum arus listrik. AKP Sulhadi menerangkan bahwa di TKP ditemukan kabel yang melintang, yang kemungkinan putus dan terjatuh karena tertimpa dahan pohon kelapa. Pada saat korban melintas korban mengambil kabel yang tergeletak dipinggir jalan bau menuju Bangli tersebut. “Korban mengalami kelainan mental/jiwa. Kemungkinan kabel tersebut digulung, sementara beberapa ruas kabel dalam keadaan rengat dan batang kabel (tembaga) terpegang oleh korban sehingga korban tersetrum/tersengat aliran listrik dari kabel tersebut,” jelasnya sembari menegaskan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak

balitribune.co.id I Negara - Satwa laut jenis paus bungkuk ditemukan terdampar oleh nelayan di Pantai Desa Perancak, Kecamatan/Kabupaten Jembrana pada Selasa (14/7/2026). Paus bungkuk (Humpback Whale) sepanjang 7,7 meter itu ditemukan terdampar di bibir pantai setelah sebelumnya sempat berjuang kembali menuju laut lepas.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem, Akhir Juli 2026 Pembangunan Ditarget Rampung

balitribune.co.id I Amlapura - Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau progres Pembangunan sekaligus Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026-2027 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem pada, Senin (Soma Umanis, Pujut) 13 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polda-Kejati Bali Perkuat Soliditas

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali terus memperkuat sinergi dan soliditas dengan unsur aparat penegak hukum melalui silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Selasa (14/7/2026). Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol I Made Astawa beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Kewalahan Hadapi Kemacetan, Dishub Badung Akui Kekurangan Personel Lapangan

balitrib une.co.id | Mangupura - Kemacetan yang kian parah di kawasan pariwisata Kabupaten Badung ternyata tidak diimbangi dengan jumlah personel pengatur lalu lintas yang memadai. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mengakui hanya memiliki sekitar 160 personel lapangan untuk mengawal arus kendaraan di wilayah pusat kunjungan wisata tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.