Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Kehilangan Penciuman, Surveilance Dinas Kesehatan Lakukan Tracing

Bali Tribune / Tokoh masyarakat bersama Babonsa dan Babinkamtibmas saat akan melaksanakan racing bersama tim surveilance Dinas Kesehatan Karangasem d Kampung Kecicang Islam

balitribune.co.id | Amlapura - Menyikapi laporan dari masyarakat terkait kemungkinan warga di Banjar Dinas Kecicang Islam terpapar Covid-19 karena banyaknya warga yang kehilangan penciuman, tim surveilance dari Dinas Kesehatan Karangasem, Rabu (2/9/2020) turun kelapangan untuk melakukan tracing terhadap laporan tersebut.

Tokoh masyarakat Kecicang Islam, Marjuhin kepada Bali Tribune menyampaikan jika kasus adanya sejumlah warga yang kehilangan penciuman tersebut telah terjadi sejak awal Pandemi Covid-19 tersebut terjadi, yakni tepatnya sejak sekitar Bulan April 2020 lalu.

“Saat itu memang banyak warga kami yang merasakan kehilangan penciuman, namun ketika itu warga kami sudah melakukan berbagai upaya mandiri seperti mengkonsumsi bawang putih dan empon-empon, sehingga penciuman mereka kembali normal,” ungkap tokoh yang juga anggota DPRD Karangasem ini.

Untuk saat ini pihaknya memang mengakui tidak memiliki data pasti jumlah warga yang mengalami kehilangan penciuman dan apakah sampai sekarang masih ada warga yang mengalami kehilangan penciuman. Untuk menghilangkan keresahan warganya, mengingat salah satu ciri terpapar Covid-19 yakni kehilangan penciuman, pihaknya kemudian meminta kepada Dinas Kesehatan untuk turun melakukan tracing.

Sementara informasi yang diperoleh Bali Tribune, dari hasil pelacakan atau tracing yang dilakukan oleh tim Surveilance Dinas Kesehatan Karangasem, hanya satu orang warga saja yang masih merasakan kehilangan penciuman, dan kondisinya stabil serta indra penciumannya sudah hampir pulih.

“Waktu itu ada warga kami yang di swab hasilnya positif, kemudian beberapa hari kemudian di swab lagi dan hasinya negatif,” ujar Marjuhin. Dan sampai saat ini pihaknya bersama petugas terus menghimbau kepada warga untuk terus mentaati protokol kesehatan, yakni mengenakan masker, rajin mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

wartawan
Husaen SS.
Category

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.