Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Kesulitan Air Bersih, Program Pamsimas Dipertanyakan

Bali Tribune/ MENUMPUK - Pipa Pamsimas yang diadakan tahun 2017, hingga kini masih menumpuk di hutan Pendem, padahal banyak warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Balitribune.co.id | Bangli - Setelah lebih dari setahun, kelanjutan program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) kini dipertanyakan. Terlebih saat ini masih banyak warga yang kesulitan air bersih. Seperti yang terjadi di Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana. Warga mempertanyakana danya pipa-pipa yang diduga dari Pamsimas yang menumpuk hampir setahun di pinggir hutan dekat objek wisata Puncak Mawar.
 
Kendati telah terealisasi sejak tahun 2017 lalu, namun hingga saat ini di wilayah ini masih banyak warga yang kesulitan air bersih (krisis), salah satunya di Lingkungan Pancardawa. Seperti yang dialami sejumlah warga di Tempek III Pancardawa. Sejumlah warga Minggu (6/10) mengatakan, pasokan air dari pipa swadaya yang mereka pasang di embung atau tukad tidak mengalir sejak tiga bulan belakangan ini. Selain menampung air swadaya yang debitnya kecil, warga terpaksa mengambil air ke sungai atau sumber air terdekat.    
 
Sudah tiga bulan ini (tidak mengalir), terpaksa mencari air ke pipa yang masih airnya mengalir, ujar salah seorang warga. 
 
Selain warga Lingkungan Pancardawa, warga Lingkungan Dewasana juga selama ini sebagian besar mengandalkan air dari pipa swadaya. Warga memanfaatkan sumber air dari tukad maupun sumber-sumber air  terdekat untuk dialirkan ke permukiman. Bahkan beberapa kelompok air swadaya sudah memasang meteran layaknya PDAM, sehingga warga setiap bulan membayar sesuai banyaknya penggunaan air.
 
Namun setiap musim kemarau pasokan air berkurang lantaran debit air yang menyusut. Warga kini mempertanyakan bantuan pipa Pamsimas yang rencananya akan disalurkan langsung dari sumber air di hutan, namun hingga kini tak kunjung terealisasi. Terlebih pipa-pipa berukuran besar yang belum terpasang diketahui warga menumpuk di hutan.  Padahal pipa paralon tersebut berdasarkan informasi sudah datang lebih dari setahun. Seperti pipa yang masih menumpuk di sekitar objek Puncak Mawar, Lingkungan Dewasana.
 
Lurah Pendem I Putu Eko Darmawan ditanyai masalah ini enggan berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan, pengelolaannya langsung oleh kelompok masyarakat di desa. 
 
Dikonfirmasi terpisah Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana, Ketut Antara mengakui Pamsimas di Pendem memang sempat terkendala pemasangan yang dilakukan oleh kelompok secara bergotong royong. Padahal bantuan pipa sudah dilaksanakan tahun 2017.
 
Namun menurutnya pemasangan belum dilakukan. Kendalanya karena kesibukan (kelompok), sehingga belum bisa dipasang. Kalau bantuan memang sudah dibelikan pipa, tidak ada masalah, tandasnya. Sebelumnya dalam program pusat untuk akses sanitasi dan air bersih tahun  2017 lalu, Jembrana mendapat bantuan langsung masyarakat (BLM) total Rp 2,205 miliar kepada 9 desa di antaranya Berambang, Gumbrih, Manggissari, Medewi, Mendoyo Dauh Tukad, Pengeragoan, Pergung, Warnasari, Yeh Embang Kangin.
 
Sebagai sharing anggaran, dari Kabupaten Jembrana juga dianggarkan Rp 751,294 juta untuk pendampingan 3 desa yang mencakup Yehembang Kauh, Dangin Tukadaya dan Pendem. Jembrana menjadi salah satu wilayah penerima program Pamsimas lantaran beberapa wilayah tidak terjangkau jaringan pipa PDAM. Kondisi topografi wilayah di Jembrana yang perbukitan dan pegunungan di sebelah Utara menyebabkan aliran air permukaan kurang lancar dan masih ada sebagian wilayah kesulitan mendapatkan air bersih yang layak. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Ketua Dekranasda Karangasem, Nyonya Mas Parwata Hadiri Pembukaan INACRAFT Oktober 2025

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, bersama jajaran pengurus menghadiri kegiatan Pameran INACRAFT October 2025 Vol. 4 “Youthpreneurs” yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), 1–5 Oktober 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Kakao “Raya Jembrana” Jadi Simbol Kebanggaan Produk Lokal Berkelas Dunia

balitribune.co.id | Negara - Kakao merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan Jembrana yang telah bersaing di pasar internasional. Bahkan kini kakao diekspor tidak hanya berupa bahan baku, namun telah dilakukan hilirisasi. Teranyar Jembrana telah memiliki produk olahan coklat ekspor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua Dekranasda Badung Dukung Inovasi Kriya Lokal di Pameran Inacraft October Vol. 4

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Penasihat Dekranasda Kabupaten Badung IB. Surya Suamba, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba menghadiri Pameran Inacraft October 2025 Vol.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Roadshow Pak Koster Pascabanjir

balitribune.co.id | Sebagai publik, kita mengapresiasi langkah-langkah yang ditempuh Pak Koster sebagai Gubernur Bali pascabanjir pertengahan September lalu, di samping beliau turun langsung memantau dan mengomandoi penanganan dampak banjir, beliau juga menggalang bantuan dari berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang terdampak, termasuk menggalang donasi dari aparatur sipil negara di lingkungan pemerintahan Provinsi Bali, tak pelak beliau mendapatk

Baca Selengkapnya icon click

MotoGPTM 2025 Dongkrak Keterisian Hotel dan Industri Penerbangan

balitribune.co.id | Denpasar - Ajang balap dunia MotoGPTM 2025 yang berlangsung di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 4-5 Oktober membawa dampak positif di industri penerbangan dan okupansi kamar hotel di Tanah Air. Antusiasme publik terhadap balapan kali ini terlihat dari tingkat okupansi hotel di kawasan The Mandalika yang mencapai 100% penuh, bahkan melebihi kapasitas tersedia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.