Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Lembongan Mengadu ke Anggota DPR RI, Pariwisata Terpuruk, Gas Elpiji dan BBM Langka

Bali Tribune/ PROTES - Warga Lembongan mengeluhkan kelangkaan BBM dan gas kepada anggota DPRD Bali.
balitribune.co.id | Semarapura - Nasib masyarakat Pulau Lembongan Nusa Penida, Klungkung seperti pepatah, sudah jatuh ditimpa tangga. Akibat isu virus Corona, pariwisata terpuruk. Kini diperparah lagi oleh sulitnya mendapatkan gas elpiji dan bahan bakar minyak (BBM).
 
Masalah ini disampaikan warga Lembongan kepada anggota DPR RI Dapil Bali Nyoman Parta, ketika berkunjung ke Desa Lembongan, Minggu (16/2/2020) malam. Warga Lembongan mengeluhkan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram, 12 kilogram dan 50 kilogram hingga BBM. Kelangkaan itu terjadi sejak dua bulan lalu, bahkan masalah ini semakin dirasakan warga menjelang perayaan penampahan Galungan, Selasa (18/2) dan Hari Suci Galungan, Rabu (19/2) mendatang. 
 
“Kondisi kami saat ini ibarat sudah jatuh, tertimpa tangga. Pariwisata kami terganggu akibat virus Corona, jadi mohon solusi kongkret,” kata Perbekel Desa Lembongan, Ketut Gede Arjaya, yang ikut menghadiri pertemuan.
 
Dari himpunan pendapat dalam pertemuan itu setidaknya ada lima faktor penyebab terjadinya kelangkaan tabung gas elpiji hingga BBM selama 2 bulan terakhir di Lembongan. Pertama, kapal tanker gas elpiji mengalami kendala menuju SPPBE dan SPBU Nusa Ceningan. Hal itu dikarenakan kapal tersebut tidak bisa bersandar ketika air laut surut, selain juga disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak bersahabat. 
 
Kedua, akibat faktor harga yang mahal menyebabkan warga mencari gas elpiji sampai ke Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung Daratan. Karena di Kusamba lebih murah harganya dan mestinya harga di Ceningan lebih murah, namun dari kwitansi harga yang ditujukan oleh warga, harga di Ceningan justru lebih mahal.
 
Penyebab yang ketiga, adanya penindakan oleh Polairud secara tiba-tiba yang menyebabkan kekhawatiran pemilik kapal dan nahkoda saat membawa gas elpiji dari Desa Kusamba. 
 
Keempat, masalah infrastruktur jembatan penghubung Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, sehingga menyebabkan lambat dan tidak efektifnya pendistribusian gas elpiji. Kelima, para pengusaha merasa khawatir mendistribusikan (mengangkut) gas elpiji, karena sering dilakukan penindakan oleh Polairud.
 
Menjawab keluhan warga ini Anggota Komisi VI DPR-RI I Nyoman Parta menyatakan prihatin atas kondisi ini di tengah menurunnya kunjungan wisatawan Tiongkok. Menurutnya, situasi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja terjadi tanpa ada solusi pihak terkait. 
 
"Ini kan kacau sekali. Sudah turis sepi. Gas elpiji tidak ada. Mau masak pun tidak bisa. Komplin wisatawan yang lain juga jadi terus bermunculan. Warga setempat juga jadi semakin susah. Mestinya Pertaminan hadir memberi solusi," tegas politisi PDIP ini.
 
Lebih jauh Nyoman Parta mengatakan sudah menindaklanjuti masalah ini, pihaknya sudah meminta jajaran pimpinan Pertamina Perwakilan Provinsi Bali untuk hadir langsung ke Lembongan. Dia juga meminta pihak Pertamina, mencarikan solusi agar warga dan pelaku pariwisata bisa keluar dari masalah kelangkaan gas elpiji ini. 
 
Selain itu, dia juga meminta pihak Syahbandar bisa mempermudah proses perizinan kapal berlayar. Pihak Polairud juga diminta harus bijak, tidak boleh melakukan penangkapan begitu saja. Sementara di bawah menyisakan banyak masalah. Cara- cara seperti itu menurutnya, harus ditinjau ulang, agar tidak menimbulkan masalah baru.
 
Nyoman Parta juga menyebutkan, solusi jangka panjang dirinya akan menyampaikan kepada Gubernur Bali dan Pemerintah Pusat agar jembatan permanen penghubung Nusa Penida dan Nusa Ceningan bisa segera dibangun. Supaya akses kendaraan roda empat bisa berjalan lancar, untuk memudahkan transportasi menghubungkan dua pulau kecil tersebut. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click

Pantai Legian Dinilai Kumuh, Bupati Badung Siapkan Penataan Kawasan Samigita

balitribune.co.id | Mangupura - Kondisi kawasan Pantai Legian yang dinilai masih semrawut dan kumuh menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan penataan kawasan pantai di wilayah Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) akan dilakukan secara bertahap guna mengembalikan daya tarik pariwisata Bali selatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.