Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Resah, 11 Orang Digigit Anjing Rabies

Salah satu korban gigitan anjing positif rabies di Klungkung.

BALI TRIBUNE - Kembali kasus gigitan anjing positif rabies  terjadi di Kabupaten  Klungkung. Dulu terjadi di Kecamatan Klungkung, namun kali ini seekor anjing rabies secara membabibuta menggigit 11 warga di tiga desa di wilayah  Kecamatan Dawan. Agar virus rabies tidak kembali meluas, Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Klungkung, Rabu (8/8) ini akan melakukan eliminasi massal. Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menular, I Wayan Karyana menjelaskan, kejadian anjing rabies yang menggigit warga itu terjadi, Rabu (1/8) lalu. Seekor anjing liar saat itu diketahui menggigit seorang warga di seputaran perempatan Tihing Adi, Desa Gunaksa, Klungkung. Setelah menggigit warga, anjing itu berlari ke arah barat.   Ternyata anjing itu juga menggigit beberapa warga lain di Desa Sampalan Kelod, Desa Sampalan Tengah dan Desa Sulang. Padahal desa tersebut berjarak sekitar 5  kilometer dari perempatan Tihing Adi, Desa Gunaksa, atau lokasi gigitan pertama. Secara membabibuta, anjing itu menggigit 11 warga yang tersebar di tiga desa tersebut.  "Satu hari itu Puskesmas Dawan II menerima sebelas laporan warga digigit oleh anjing dengan ciri-ciri yang sama. Anjing itu menggigit warga di Gunaksa, Desa Sampalan Kelod, Sampalan Tengah dan Desa Sukang," ujar I Wayan Karyana, kemarin.  Atas peritiwa tersebut, pihaknya lalu berkoordinasi dengan Bidang Keswan Dinas Peternakan untuk memburu anjing yang menggigit 11 warga tersebut. Sementara, seluruh korban yang digigit sudah diberikan VAR (vaksin anti rabies), termasuk SAR (serum anti rabies) bagi yang menderita gigitan di lokasi yang berisiko.  "Dari 11 warga digigit itu, ada juga anak-anak. Ada yang digigit di kaki, paha, dan tangan. Jika gigitan di lokasi berisiko seperti tangan, langsung hari itu juga kita berikan SAR. Kondisi warga yang tergigit seluruhnya juga sudah membaik," pungkasnya.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Turis Backpacker Kepergok Tidur di Kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida

balitribune.co.id | Semarapura - Ulah wisatawan asing kembali menuai sorotan di Nusa Penida setelah  kedapatan tidur di kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Peristiwa ini pun memicu reaksi keras masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Jebol, Jalan Utama Ditutup Ubud Macet Parah

balitribune.co.id | Gianyar - Guyuran hujan  di Wilayah Ubud, kembali menimbulkan bencana, Kamis (18/12). Selain banjir luapan,  Jalan Raya Ubud di barat Simpang Ambengan Peliatan, jebol lantaran senderan jalan  longsor. Jalan pun terpaksa ditutup dan kemacetan pun tidak terhindarkan.  Di sejumlah jalan yang dijadikan alternatif pun mengalami stuck atau.macet terkunci.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-130, BRI Region 17/Denpasar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan untuk Insan BRILiaN

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-130, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar menyelenggarakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan sebagai komitmen BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan dengan mengedepankan kepedulian sosial dan kesehatan Insan BRILiaN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.