Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Waspada! Seekor Anjing Gila Serang Tiga Warga Berangbang

Bali Tribune / WASPADA - Dengan adanya kasus gigitan anjing rabies di awal tahun 2024 ini, masyarakat kini diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap HPR.

balitribune.co.id | JembranaHingga kini rabies masih menjadi zoonosis yang mengkhawatirkan. Di awal tahun 2024 ini sudah ditemukan kasus gigitan anjing positif rabies. Bahkan pada kasus ini, tiga orang warga diserang oleh anjing positif rabies. Oleh sebab itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.  

Kasus ini terjadi di Desa Berangbang, Kecamatan Negara. Seekor anjing gila menyerang tiga orang warga pada Minggu (31/12/2023) lalu. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarkat Veteriner (Keswan Kesmavet), Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa Selasa (9/1) mengakui adanya kasus gigitan anjing positif rabies.

Dikatakannya anjing gila tersebut menyerang tiga orang warga, diantaranya I Gusti Putu Sudiasa (57), Gusti Ayu Putu Srigati (57), dan Gusti Kade Wenda (79).

"Semua korban merupakan lansia dengan rata-rata usia diatas 50 tahun,"  ujarnya. Menurutnya anjing gila tersebut menyerang korban saat mereka sedang berada di sekitar rumah mereka masing-masing. Sudiasa digigit pada kaki kanan, Srigati digigit sekitar tangan, dan Wenda mengalami gigitan pada jari tangan kanan.

Setelah dilaporkan  adanya anjing yang menyerang tiga warga tersebut, pihaknya langsung turun melakukan tindaklanjut dengan pengambilan sampel otak anjing tersebut.

Sampel otak anjing tersebut pun langung dikirim ke Laboratorium Balai Besar Veteriner (BB Vet) Denpasar untuk dilakukan pengujian . Hasil laboratorium baru keluar pada Minggu (7/1) lalu. Dengan demikian, kendati gigitan di akhir tahun 2023, tapi kasus gigitan anjing positif rabies ini masuk dalam kasus baru tahun 2024.

"Jadi ini merupakan kasus gigitan hewan penulat rabies (HPR) positif pertama di tahun 2024," ungkapnya. Menindaklanjuti hasil laboratorium tersebut, pihaknya mengaku sudah merespon dengan menurunkan Tim untuk melakukan vaksinasi emergency di wilayah kasus gigitan pada Senin (8/1). Dalam vaksinasi emergency ini, ada puluhan HPR yang divaksin.   "Kegiatan vaksinasi emergency sudah kami lakukan hari dari Senin. Hasil vaksinasi HPR yaitu anjing 30 ekor dan kucing 7 ekor," paparnya.

 Kewapadaan terhadap penularan rabies kini diminta terus ditingkatkan. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai HPR, terutama anjing. Apabila masyarakat melihat perubahan prilaku hewan peliharaan, diminta segera melaporkan. Begitupula apabila terjadi gigitan diminta sesegera mungkin datang ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Jika digigit anjing, segera cuci luka dengan air sabun mengalir selama 15 menit, lalu segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat," tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.