Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Waspadai Arus Balik Disusupi Teroris

polda
Ketut Tama Tenaya

Nyoman Adnyana

Denpasar, Bali Tribune

Polda Bali diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bom oleh teroris di Bali. Terkait kewaspadaan tersebut, aparat kepolisian diminta bekerja keras mencegah terjadinya aksi teror di Pulau Dewata.

Kewaspadaan dan tindakan preventif itu mutlak dilakukan, menyusul adanya serangan bom bunuh diri, baik yang terjadi di Solo maupun di belahan negara lainnya belum lama ini. Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPRD Bali I Ketut Tama Tenaya, di Gedung Dewan, Selasa (12/7).

Salah satu hal yang perlu mendapat perhatian aparat, menurut politisi asal Tanjung Benoa itu, adalah terkait arus balik Lebaran ke Bali. "Arus balik ini harus diwaspadai guna mencegah teroris menyusup ke Bali. Kita tidak ingin Bali kembali menjadi korban aksi bom oleh teroris. Sebab, dampaknya bagi Bali sebagai daerah pariwisata sangat besar jika aksi teroris kembali menguncang Bali," tutur Tama Tenaya.

Ia pun mengingatkan jajaran Polda Bali agar jangan sampai lengah. "Warning Polda, jangan lengah terhadap ancaman bom oleh teroris di Bali. Dulu aman-aman, ternyata terjadi bom. Belum lama ini ada ledakan bom di Solo. Bali harus tetap siaga satu. Kita harus hati-hati. Kalau diterjang sekali bom, habis kita. Sekecil apapun bom itu, akan merugikan kita," tandasnya.

Ia menambahkan, Polda Bali perlu melakukan pengamanan secara terpadu dan modern, untuk mengantisipasi aksi teroris di Pulau Dewata. Pengamanan secara terpadu tersebut, yakni dengan melibatkan desa pakraman, Linmas dan stakeholder terkait.

"Linmas selama ini tidak pernah dengar, masih ada atau tidak. Padahal keberadaannya penting sebagai ujung tombak di bawah. Tapi gemanya kurang. Demikian juga pecalang perlu dilibatkan," tegasnya.

Selain itu, anggota Fraksi PDIP itu juga mengingatkan Polda Bali agar wajib memiliki peralatan canggih dan kemampuan teknologi informasi yang memadai untuk mencegah aksi teroris. "Jadi bangun sistem pengamanan Bali terpadu dan modern. Itu cita-cita kita," ucapnya.

Ia menambahkan, Polda Bali perlu menambah jumlah petugas intelijen. "Intelijen juga harus memiliki sumber daya manusia yang bagus. Kalau jumlah mereka kurang, minta tambah intelijen. Informasinya intelijen di Bali kurang," kata Tama Tenaya.

Hal tak jauh berbeda dilontarkan anggota dewan lainnya, I Nyoman Adnyana. Menurut dia, Polda Bali harus melakukan deteksi dini terhadap pendatang yang masuk Bali. "Sweeping harus lebih sering. Deteksi dini. Cek KTP ketat," ujar politisi PDIP asal Bangli ini.

Ia juga mengingatkan Polda Bali bahwa teroris bisa masuk Bali dengan memilih jalur tikus. "Mereka bisa masuk lewat jalur tikus. Jadi selain penagaman ketat di pintu masuk utama di Bali, jalur-jalur tikus juga harus diawasi," pungkas Nyoman Adnyana.

wartawan
San Edison
Category

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.