Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisata Kuliner Dengan Suasana Pedesaan

WARUNG
Nampak halaman depan warung yang menyajikan spot foto ala pedesaan.

BALI TRIBUNE - SENSASI berbeda terasa saat menikmati makan siang di tengah Kota Denpasar dengan suasana kental pedesaan.

Meski berada di perkotaan, masyarakat dapat merasakan suasana pedesaan baik dari sisi desain bangunan, peralatan makan hingga proses pembuatan makanan yang masih menggunakan metode tradisional. Suasana ini berada di salah satu warung makan di Kesiman Denpasar. Begitu memasuki warung makan ini pelanggan akan merasa berada di sebuah desa yang sangat jauh dari perkotaan.

Saat memasuki halaman warung, pelanggan akan disambut dengan tumpukan sabut kelapa yang tersusun rapi. Menurut owner warung makan dengan suasana pedesaan ini, Bayu Pramana selain digunakan sebagai bagian dari dekorasi, sabut kelapa tersebut juga digunakan sebagai bahan bakar di dapur tradisional (proses memasak).

Saat memasuki warung makan ini, bau asap kayu bakar yang digunakan untuk memasak makanan akan tercium jelas. “Bau asap ini menjadi ciri khas dari warung kami karena dalam memproses makanan yang kami hidangkan menggunakan tungku tradisional dengan bahan bakar kayu api,” katanya kemarin.

Bayu menerangkan, arsitektur warung yang berada di Kesiman Denpasar itu memiliki dua konsep tempat yakni yang berada di Bale Utama dan konsep outdoor. Keseluruhan tempat ini menggunakan konsep arsitektur tradisional Bali dengan bahan-bahan lokal.

“Mulai dari konsep Bale Panjang yang dibangun di sisi utara warung sangat kental dengan ciri bangunan tradisional Bali, yang dapat dilihat dari tiang-tiang bangunan menggunakan batang pohon lontar, hingga daun kelapa untuk atap bangunan,” jelas Bayu.

Penggunaan batang pohon lontar ini untuk memperkenalkan bahan bangunan tradisional khas Bali. “Saat ini bangunan tradisional Bali memang sangat banyak digunakan untuk desain rumah makan ataupun villa di Bali. Namun penggunaan bahan baku lokal, saya rasa masih sangat kurang, melalui warung ini kami ingin memperkenalkan kembali bahan baku tradisional khas Bali,” ujarnya.

Sedangkan untuk are outdoor yang berada di halaman warung, pelanggan bisa memilih beberapa spot, seperti meja batu bundar yang ada di bawah pohon celagi (pohon asam) atau di meja dan kursi kurungan ayam yang diletakkan di beberapa spot di halaman terbuka.

Penggunaan material yang menggunakan bahan baku ramah lingkungan, membuat warung ini sangat unik bahkan bisa menjadi salah satu spot untuk berfoto ria. “Tumpukan sabut kelapa yang disusun hingga mencapai tinggi hampir 3 meter menjadi spot foto. Areal ini sering dijadikan tempat selfi atau berfoto bersama. Apalagi disini juga dilengkapi oleh alat pikul lengkap dengan kelapanya,” imbuhnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Pemkab Buleleng Rencanakan Budidaya Apel di Desa Gitgit

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Distan) tengah menyiapkan program pengembangan tanaman apel di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Program ini dirancang sebagai langkah diversifikasi lahan pertanian sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.