Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisatawan Australia Tetap Surfing, Abaikan Tanda Larangan

Bali Tribune/ SURFING - Banyak wisatawan asing yang dipergoki masih bengkung ber surfing fria di Pantai Watu Klotok dan Batu Tumpeng, Klungkung.
Balitribune.co.id | Semarapura - Di tengah kewaspadaan Pandemi Covid -19, semua  pihak tergerak mengikuti ketentuan Protokol Kesehatan  yang digariskan pemerintah. Kawasan wisata di Klungkung  sendiri telah memutuskan meniadakan kunjungan wisatawan  Di beberapa lokasi sudah dipasangi tanda larangan sementara untuk surfing oleh Pokdarwis, baik Gelgel maupun di Tojan.
 
Namun niat baik pemerintah ini rupanya masih banyak terjadi pelanggaran di lapangan, utamanya dari Wisatawan asing yang sering kucing kucingan dengan petugas Satpol PP untuk melakukan aktifitas yang membahayakan kesehatan lingkungan ditengah tengah situasi wabah Virus Covid 19 saat ini.
 
Rupanya wisatawan asing masih belum kapoknya terbukti  Minggu(12/4) kembali jajaran  Satpol PP Klungkung saat melakukan penertiban keliling ,petugas masih menemukan sebanyak 7 orang asing Warga Negara Australia yang dipergoki sedang asik bermain surfing di pantai Watu Klotok ,Tojan maupun Pantai Batu Tumpeng, Gelgel,Klungkung.
 
Tidak ingin dianggap macan ompong petugas dipimpin Kasatpol PP Putu Suarta kemudian turun menemui para wisatawan tersebut dengan menggiringnya ke tepi pantai serta diharapkan segera meninggalkan kawasan tersebut. Kastapol PP/ Damkar Klungkung Drs Putu suarta dihubungi membenarkan kejadian tersebut.Malahan dirinya sebelumnya pada Sabtu(11/4) lalu   Satpol PP juga sudah mengamankan wisatawan asing yang sedang bermain surfing di kawasan pantai tersebut. Secara tegas oleh petugas Sat Pol PP meminta para wisatawan tersebut untuk segera meninggalkan kawasan itu.
 
Namun gertakan petugas satpol PP saat itu hanya dianggap angin lalu oleh wisatawan asing yang  bandel,mereka masih  cuek bebek mereka asik bermain surfing, mereka tidak mengindahkan imbauan petugas.
 
“Tadi awalnya ada empat orang yang surving, sudah kami imbau untuk menghentikan aktifitas, tidak berselang lama lagi datang sekitar enam orang wisatawan asing mau surving. Mereka bandel, sempat kami halau, malahan ada yang menceburkan diri ke laut,” ungkap Kasat Pol PP Klungkung Putu Suarta.
 
Kasatpol PP Putu Suarta pun meminta kepada pemandu wisata agar mengajak tamunya balik ke hotel. “Di tengah suasana saat ini (penyebaran Covid-19), kami kan tidak tahu riwayat perjalanan wisatawan itu. Pemandunya asal Timor satu dan satu lagi guide lokal,sudah kami ingatkan dan minta agar tamunya diajak kembali ke hotel,” tegas Putu Suarta walaupun saat ini diokawasan tersebut sudah dipasangi tanda larangan. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.