Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisatawan Keluhkan Jalan Provinsi di Obyek Wisata Pantai Amed

Bali Tribune/ RUSAK - Pelaku wisata dan wisatawan keluhkan kerusakan akses jalan utama di Pantai Amed.
balitribune.co.id | Amlapura - Di tengah menggeliatnya kembali aktifitas pariwisata di Pantai Amaed dan Tulamben pasca erupsi Gunung Agung, para wisatawan dan pelaku wisata di Pantai Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, mengeluhkan rusaknya infrastruktur jalan utama di wilayah tersebut. 
 
Padahal itu merupakan satu-satunya akses jalan wisata yang setiap harinya selalu ramai dilalui oleh kendaraan pengangkut wisatawan asing yang akan melakukan aktifitas wisata menyelam atau diving di antai Amed, maupun wisatawan yang berjalan kaki di sepanjang jalan tersebut.
 
Setidaknya ada lima titik jalan yang rusak parah sepanjang sekitar satu kilometer, dan kerusakan akses jalan ini dinilai cukup mengganggu mobilitas warga dan wisatawan asing di Obyek Wisata Pantai Amed. 
 
I Komang Sutama, salah seorang pelaku wisata yang memiliki usaha penyewaan alat diving dan snorkling di Pantai Amed, mengatakan jika aktifitas wisatawan di Pantai Amed sudah mulai ramai. Hanya saja ada satu yang dikeluhkan wisatawan maupun pelaku wisata yakni kerusakan akses jalan utama tersebut. 
 
Akses jalan tersebut menurutnya sudah rusak sejak lama dan sampai saat ini nyaris belum ada perbaikan apapun dari pemerintah. “Rusaknya sudah parah pak! Kalau hujan dijalan yang rusak itu berubah jadi kolam. Sementara kalau pas musim panas kemarau seperti sekarang ini wisatawan yang berjalan kaki mengeluhkan debu yang cukup mengganggu kesehatan dan pernafasan,” lontarnya. Dia dan pelaku wisata lainnya berharap pemerintah segera memperbaiki  jalan yang rusak tersebut sehingga tidak mengganggu aktifitas pariwisata di Pantai Amed.
 
Kadis PU Karangasem I Ketut Sedana Merta, Kamis (23/5), menagaskan jika akses jalan Pantai Amed tersebut merupakan Jalan Provinsi sehingga kewenangan pemeliharaan dan perbaikannya itu ada di Pemerintah Provinsi. “Jalan lingkar Seraya-Amed itu jalan Provinsi. Jadi untuk perbaikan dan pemeliharaannya itu kewenangannya ada di Pemerintah Provinsi,” jelasnya.
 
Namun demikian pihaknya sudah mengusulkan perbaikan atau pemeliharaan akses jalan lingkar tersebut ke Pemerintah Provinsi. Termasuk mengusulkan pembangunan dua jembatan penghubung jalan lingkar tersebut di dua sungai di Seraya. “Kami sudah usulkan, dan untuk pembangunan dua jembatan di jalan lingkar itu kemungkinan bisa terealisasi tahun 2020 mendatang,” tegas Sedana Merta. Sedangkan usulan untuk pemeliharaan dan perbaikan badan jalan di Amed, pihaknya masih akan mengecek kembali ke Pemprov.uni
wartawan
Redaksi
Category

Peringati HPSN 2026, Bupati Badung Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Kuta

balitribune.co.id | Mangupura  - Aksi korve bersih sampah laut kembali dilaksanakan pada Minggu (22/2). Kegiatan serangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tersebut diawali gelaran apel yang secara langsung dipimpin oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.