Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisatawan Spanyol Suspect DB Dirawat di RS Pratama Nusa Penida

 dr Nyoman Kesuma
dr Nyoman Kesuma

BALI TRIBUNE - Kasus penyakit suspect DB kembali ditemukan di Kabupaten Klungkung utamanya di kawasan wisata baru di Kepulauan Nusa Penida. Yang mengalami suspect DB kali ini seorang pasien wisatawan asal Spanyol, Christine Ochoe (23) harus dirawat di RS Pratama, Nusa Penida sejak Minggu (15/7).  Wisatawan Wanita tersebut terbaring lemah, karena gejala suspect demam berdarah dan dirinya  harus rela  menghabiskan waktu liburannya dalam perawatan di Zal di Rumah Sakit Pratama, Nusa Penida. Plt Dirut RS Pratama dr.Rai Sutapa menjelaskan, pasien tersebut masuk ke RS Pratama Nusa Penida, Senin(16/7), menyebutkan wisatawan yang mengalami sakit DB tersebut diawali  dengan gejala demam hingga menggigil. "Sebelum ke Nusa Penida, wisatawan itu sudah sempat jalan-jalan ke Ubud dan Tulamben," ujar Rai Sutapa. Dirinya menyebutkan, saat berada di Tulamben, pasien asal Spanyol  Christine sempat menggigil dan cek laboratorium di RS Balimed Karangasem. Namun demikian, Christine tetap nekat melanjutkan liburannya dan menginap di Nusa Penida sehingga yang bersangkutan terkapar sakit karena sudah parah. "Saat ini pasien tersebut masih mendapat perawatan yang itensif," ujar Sutapa. Sementara itu memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Klungkung  terus melakukan langkah pencegahan penyakit DB yang siklusnya diperkirakan jatuh bulan Agustus mendatang.Seuai data di RSUD Klungkung, pasien suspect DB atau penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aides Agypty ini hingga Januari-Juni 2018 mencapai 59 pasien. Dengan rincian pada Januari 13 pasien, Februari 11 pasien, Maret 16 pasien, April 6 pasien, Mei 8 pasien, Juni 5 pasien.Hal itu ditegaskan Dirut RSU Klungkung terkait penanganan pasien DB yang dialami wisatawan Spanyol tersebut. "Pasien tersebut sudah mendapat penanganan medis," ujar dr I Nyoman Kesuma, Senin (16/7) . Dihubungi terpisah Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular I Wayan Kariana menjelaskan, hampir semua desa di Klungkung endemis demam berdarah. Sehingga pihaknya melakukan langkah preventif dengan gencarkan PSN, dan sosialisasi tentang pencegahan DB. Termasuk penyelidikan epidemologi jika terjadi kasus. Dinas Kesehatan pun telah mengintruksikan seluruh puskesmas untuk melakukan langkah-langkah preventif. Salah satunya dengan menggencarkan penyuluhan dan abatisasi di masyarakat. "Kasus DB rentan terjadi di hampir seluruh wilayah di Klungkung, tidak saja di desa-desa namun juga wilayah perkotaan," beber Wayan Kariana.  

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggota DPR: Jangan Biarkan RI Jadi Surga Judi Online

balitribune.co.id I Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan Indonesia menjadi tempat aman bagi bandar dan sindikat judi online (judol). Dia menegaskan negara tidak boleh kalah melawan kejahatan judol yang kini berkembang menjadi sindikat lintas negara. 

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Akan Denda Pembuang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mulai Rabu (13/5/2026) akan menerapkan sanksi bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang melakukan pelanggaran terkait sampah.

Penerapan sanksi ini akan ditujukan bagi masyarakat atau pelaku usaha yang masih nekat membuang sampah sembarangan atau tidak melakukan pemilahan antara sampah organik, nonorganik, dan residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.