Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wisuda XXIV STIKOM Bali Hasilkan 333 Sarjana Komputer dan Ahli Madya Komputer

Bali Tribune/Ketua STIKOM Bali menyalami seorang wisudawati. Foto: BNN/RSN.

balitribune.co.id | Nusa Dua - Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (STMIK) STIKOM Bali mewisuda 333 orang pada wisuda ke-24 di Bali Internasional Convention Center, The Westin, Nusa Dua, Badung, Sabtu (27/04/2019). Rinciannya, program sarjana (S-1) dari Program Studi (Prodi) Sistem Komputer sebanyak 126 orang sarjana komputer (S.Kom) dari Prodi Sistem Informasi sebanyak 202 orang, ditambah Program Diploma 3 (D-3) Prodi Manajemen Informatika sebanyak 5 orang. Dengan demikian, sejak berdiri pada 10 Agustus 2002, jumlah alumni STIKOM Bali telah mencapai lebih  4.000 orang, yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan dunia.

"Saya lihat ada di Jerman, Korea, Jepang, Malaysia, dan Australia. Dan ini menjadi hal yang sangat menggembirakan dan membanggakan kami semua. Karena yang kami cita-citakan alumni STIKOM Bali bisa go internasional telah terlaksana walaupun hanya sebagian kecil saja yang bekerja di luar negeri," kata Dadang Hermawan, Ketua STIKOM Bali di sela-sela Wisuda ke-24 STIKOM Bali, Sabtu (27 April 2019) di Nusa Dua.

Kepada para wisudwan, Dadang Hermawan berpesan agar terus belajar di mana pun berada karena dunia ICT selalu berubah setiap saat. "Jangan menganggap setelah wisuda ini menjadi terakhir kali untuk belajar, tapi anggaplah suatu awal untuk belajar di tempat lain. Saya harapkan kepada wisudawan tetap mengikuti apa yang terjadi, dan berkembang di dunia usaha," kata Dadang.

Dadang juga berpesan untuk tetap menjaga nama baik pribadi maupun almamater, dan tetap menjalankan budaya yang selama ini diperoleh di STIKOM Bali. 

"Di STIKOM kita selalu kembangkan transparansi, budaya kerja keras, kerja cerdas. Kejujuran harus dibawa ke mana-mana, supaya tidak merugikan yang bersangkutan. Karena kejujuran itu penting. Menjaga amanah dari berbagai pihak, dari patner, dosen, almamater," tambah Dadang.

Beberapa mahasiswa berprestasi yang turut dalam wisuda ke-24 yakni, Gusti Made Surya Dwipayana dan dan Wayan Dharmana. Gusti Made Surya Dwipayana sebelumnya menjadi tamu undangan di kantor LINE di Tokyo, Jepang. Sedangkan Wayan Dharmana sempat diundang oleh kantor pusat Erricson di Swedia. Selain itu, alumni yang juga memiliki prestasi internasional yakni Kadek Yushida dan tim sebagai pengelola jarvis.com yang sempat diundang ke kantor pusat Google di Amerika Serikat beberapa waktu lalu. (*)

 

wartawan
Redaksi
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.