balitribune.co.id | Amlapura - Seorang warga negara asing berkeliaran dan sempat bersembunyi di semak-semak, sebelum diamankan aparat Polres Karangasem. Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, Minggu (5/4) malam kemarin, WNA berjenis kelamin wanita itu sudah diketahui warga sejak petang bersembunyi di semak-semak areal persawahan belakang Kantor Dinas Peternakan, Karangasem.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian, beberapa saat kemudian sejumlah anggota Polres Karangasem dan Polsek Kota tiba di lokasi Tempat WNA tersebut bersembunyi. Khawatir WNA tersebut terpapar Covid-19, polisi kemudian menghubungi tim medis RSUD Karangasem yang lalu tiba bersama satu unit mobil ambulance.
Sejumlah tim medis berpakaian APD lengkap datang untuk membawa WNA tersebut ke RSUD Karangasem, namun butuh waktu lantaran WNA tersebut menolak. Setelah berusaha keras, polisi dan tim medis akhirnya berhasil membawa WNA tersebut ke ambulance untuk dibawa ke ruang gangga RSUD Karangasem.
“Warga negara asing, pakai cadar. Yang bersangkutan tidak mau menyebutkan identitasnya, dan yang bersangkutan juga tidak membawa dompet atau identitas apa,” ungkap salah seorang petugas yang tidak mau namanya dikorankan. Petugas tadi juga mengatakan jika WNA tersebut seperti mengalami defresi, dimana yang bersangkutan keluar dari kamar tempat dia akan dirawat dan lari ke kamar mandi kemudian mengunci diri di kamar mandi.
Sementara itu Kapolres Karangasem, AKBP Ni Nyoman Suartini ketika dihubungi melalui panggilan Whats Up, tidak bersedia menjawab panggilan. Pesan lewat Whats Up juga tidak direspon. Pun demikian dengan Direktur RSUD Karangasem, dr. I Wayan Suardana ketika dihubungi juga tidak menjawab panggilan. Hingga berita ini diturunkan WNA bersangkutan masih berada di ruang isolasi Gangga RSUD Karangasem